Media Vietnam Nilai John Herdman Masih Kalah dari STY dan Alfred Riedl
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Duel panas antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 Super League 2025/2026 diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua pendekatan taktik yang kontras. Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga gengsi dan pembuktian strategi.
Pelatih Marcos Santos mulai mengubah wajah permainan Arema FC menjadi lebih progresif dan berani. Setelah sebelumnya bermain disiplin saat menahan imbang Persib Bandung, Arema kini diarahkan tampil lebih agresif dengan transisi cepat dan serangan vertikal. Filosofi ini menekankan jarak antar lini yang rapat serta efektivitas dalam menembus pertahanan lawan.
“Kami ingin bermain lebih cepat dan lebih tajam saat menyerang. Identitas tim harus terlihat dari keberanian dan determinasi,” ujar Marcos Santos.
Namun, tantangan besar datang dari tangan dingin Bernardo Tavares di kubu Persebaya. Pelatih yang dikenal sukses bersama PSM Makassar ini mengusung pendekatan pragmatis: pertahanan solid, organisasi rapi, dan serangan balik cepat. Strategi tersebut terbukti efektif dalam berbagai laga penting.
Pertemuan ini menjadi benturan dua filosofi: progresif versus pragmatis. Arema akan berusaha mendominasi permainan dan menekan sejak awal, sementara Persebaya cenderung menunggu celah untuk melancarkan serangan balik mematikan.
Kunci laga terletak pada efektivitas lini tengah. Jika Arema mampu menjaga intensitas dan memecah blok pertahanan Persebaya, peluang menang terbuka lebar. Sebaliknya, kesalahan kecil dalam transisi bisa langsung dimanfaatkan Persebaya untuk mencuri gol.
Arema FC saat ini berada di papan tengah klasemen dengan 39 poin, posisi yang relatif aman namun tetap membutuhkan konsistensi. Bermain di kandang sendiri menjadi tekanan sekaligus keuntungan bagi tim Singo Edan untuk menunjukkan perkembangan taktik mereka.
Di sisi lain, Persebaya datang dengan motivasi tinggi untuk memperbaiki posisi dan menjaga gengsi dalam laga derby Jawa Timur. Atmosfer pertandingan dipastikan panas, baik di lapangan maupun di tribun.
Laga ini bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga pembuktian apakah pendekatan baru Arema mampu mengalahkan efektivitas strategi Tavares.
Arema FC (4-3-3): Lucas Frigeri; Julian Guevara, Hansamu Yama, Rio Fahmi, Johan Alfarizi; Betinho Filho, Matheus Blade, Arkhan Fikri; Gustavo Almeida, Joel Vinicius, Gabriel Silva
Persebaya Surabaya (4-3-3): Andhika Ramadhani; Jefferson Silva, Risto Mitrevski, Arief Catur, Gustavo Fernandes; Francisco Rivera, Toni Firmansyah, Milos Raickovic; Gali Freitas, Mihailo Perovic, Malik Risaldi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.