5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Ada yang 90 Persen Warganya Miskin
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
Janice Tjen/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pasangan ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen Madrid Open 2026 pada babak perempat final setelah kalah dramatis dari pasangan Laura Siegemund dan Vera Zvonareva di Park Manzanares. Pertandingan berakhir dengan skor 7-5, 5-7, 8-10 dalam super tiebreak yang berlangsung ketat hingga poin terakhir.
Laga berlangsung penuh naik turun sejak awal set pertama. Aldila/Janice sempat tampil meyakinkan dan mengamankan set pertama 7-5 setelah memanfaatkan momentum di pertengahan gim. Keunggulan tersebut membuka peluang besar menuju semifinal.
Pada set kedua, pasangan Indonesia kembali memegang kendali permainan dan sempat unggul 5-4. Namun, tekanan dari lawan yang lebih berpengalaman membuat situasi berbalik cepat. Siegemund/Zvonareva berhasil merebut tiga gim beruntun dan menutup set kedua dengan skor 7-5.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui super tiebreak hingga 10 poin. Kedua pasangan saling kejar angka hingga kedudukan imbang 3-3, sebelum pengalaman lawan menjadi faktor pembeda di poin-poin krusial.
Pasangan Jerman-Rusia tersebut akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 10-8 di super tiebreak. Hasil ini sekaligus menghentikan langkah Aldila/Janice yang sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen.
Sebelumnya, Aldila/Janice mencatat kemenangan penting di babak 16 besar. Mereka menyingkirkan unggulan keenam Cristina Bucsa dan Nicole Melichar-Martinez dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2. Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan terbesar mereka di turnamen level WTA 1000.
Meski gagal melangkah ke semifinal, pencapaian ini tetap menjadi catatan positif bagi tenis Indonesia. Penampilan di perempat final Madrid Open disebut sebagai hasil terbaik pasangan ini di ajang WTA 1000.
Kekalahan dari pasangan berpengalaman seperti Siegemund dan Zvonareva juga menjadi pelajaran penting terkait ketenangan di momen krusial. Faktor pengalaman lawan yang lebih senior terlihat menjadi pembeda dalam pertandingan ketat tersebut.
Bagi dunia tenis Indonesia, hasil ini menjadi indikasi perkembangan positif di sektor ganda putri. Konsistensi dan jam terbang di level tinggi diharapkan terus meningkat pada turnamen-turnamen berikutnya.
Dengan hasil ini, Aldila dan Janice diperkirakan akan kembali fokus mempersiapkan diri untuk rangkaian turnamen selanjutnya di kalender WTA. Perjalanan mereka di Madrid menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Prabowo dan PM Thailand Anutin menyepakati Roadmap Kemitraan Strategis 2026–2030 serta memperkuat kerja sama di berbagai sektor.