Advertisement

Louis Saha : Jadon Sancho Adalah Pembelian Terburuk Manchester United

Jumali
Jum'at, 01 Mei 2026 - 10:37 WIB
Jumali
Louis Saha : Jadon Sancho Adalah Pembelian Terburuk Manchester United Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI - StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Legenda Manchester United, Louis Saha, akhirnya angkat bicara mengenai salah satu keputusan transfer paling kontroversial dalam sejarah Setan Merah. Saha melabeli perekrutan Jadon Sancho senilai 73 juta poundsterling (sekitar Rp1,7 triliun) pada musim panas 2021 sebagai kesalahan terbesar yang pernah dilakukan klub.

Sancho, yang didatangkan dari Borussia Dortmund dengan ekspektasi setinggi langit, justru tampil melempem. Pemain asal Inggris tersebut tercatat hanya mampu menyumbangkan 12 gol dari total 83 penampilannya di berbagai kompetisi bersama United.

Advertisement

Kenyataan pahit ini menjadi luka bagi para pendukung MU yang sempat antusias menyambut kedatangannya. Saha menyebut penurunan performa Sancho di Old Trafford sebagai sebuah "misteri" besar, mengingat sang pemain pernah menjadi bintang yang bersinar terang di Bundesliga sebelum akhirnya layu di Manchester.

Bakat yang Terbuang dan Beban Gaji Selangit

Nasib Sancho kini kian tidak menentu. Seusai dinilai gagal total menembus skuad utama, ia harus menjalani karier sebagai pemain pinjaman di berbagai klub, mulai dari kepulangan singkat ke Dortmund, menuju Chelsea, hingga kini berseragam Aston Villa.

Namun, masa peminjaman tersebut tak kunjung mengembalikan sentuhan emasnya. Manchester United pun dilaporkan kesulitan mencari klub yang bersedia membeli Sancho secara permanen. Kendala utamanya adalah gaji sang pemain yang mencapai 300.000 poundsterling per pekan, angka yang sangat membebani struktur keuangan banyak klub.

“Menurut saya, Jadon Sancho adalah rekrutan paling mengecewakan dalam sejarah Manchester United. Hal itu karena level yang telah ia tunjukkan di Borussia Dortmund sebelum bergabung. Ia memiliki potensi sangat besar karena ia adalah talenta yang luar biasa,” ungkap Saha sebagaimana dikutip dari Tribal Football, Jumat (1/5/2026).

Harapan untuk Kebangkitan Sang Pemain

Mantan striker timnas Prancis itu mengaku heran mengapa kualitas terbaik Sancho seolah terkunci sejak pindah ke Inggris. Ia membandingkan situasi Sancho dengan Marcus Rashford yang juga pernah mengalami pasang surut performa.

“Rasanya seperti sebuah misteri. Saya tidak yakin apa yang terjadi, tetapi dia tidak mencapai performa terbaiknya. Saya sangat beruntung menjadi pemain sepak bola dahulu meski sering cedera, dan saya berharap bisa memainkan jumlah pertandingan sebanyak yang dilakukan Sancho di usianya saat ini dengan bakat sebesar itu,” tambah Saha.

Saha menyayangkan banyaknya waktu yang terbuang sia-sia bagi pemain berbakat seperti Sancho. Ia berharap sang pemain segera melakukan introspeksi mendalam agar bisa bangkit kembali.

“Saya sangat ingin dia berkembang di Old Trafford karena dia bisa melakukan segalanya. Dia bisa melakukan hal-hal luar biasa dan sangat disayangkan melihat semua pertandingan itu terbuang sia-sia,” tutup Saha dengan nada kecewa.

Hingga kini, masa depan Sancho di Aston Villa masih menjadi tanda tanya. Apakah ia akan diberikan kesempatan kedua di Old Trafford atau justru terus terombang-ambing di bursa transfer sebagai pemain pinjaman? Satu yang pasti, bagi Louis Saha, rapor Sancho di MU sudah kadung dicap merah sebagai investasi paling merugikan sepanjang masa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo: Saya Jadi Presiden karena Dukungan Kaum Buruh

Prabowo: Saya Jadi Presiden karena Dukungan Kaum Buruh

News
| Jum'at, 01 Mei 2026, 10:47 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement