Hujan Angin Terjang Berbah Sleman, Pohon Bertumbangan, Rumah Rusak, Baliho Ambruk
Hujan lebat dan angin kencang menerjang kawasan Kalitirto, Berbah, Sleman, Jumat (26/1/2024) siang.
Bek PSS Asyraq Gufron (kiri) melanggar gelandang serang Bali United Paulo Sergio dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/7/2019)./Antara-Nyoman Budhiana
Harianjogja.com, GIANYAR—PSS Sleman belajar banyak setelah dikalahkan Bali United 1-3 dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (22/7/2019). Super Elang Jawa kewalahan mematikan Paulo Sergio.
Gelandang serang berusia 35 tahun itu menjadi alternatif jitu dalam skema serangan Bali United. Anak asuh Teco Cugurra bertumpu pada umpan silang untuk membongkar pertahanan PSS. Paulo Sergio memberi warna berbeda dengan giringan-giringannya. Pemain yang pernah memperkuat Portugal U-21 itu mencatat tiga dribel sukses. Dia juga dilanggar empat kali, dia di antaranya di kotak penalti yang membuat PSS dihukum tendangan dari titik putih.
Penalti pertama didapatkan Bali United pada menit 18. Paulo Sergio membuat tiga pemain PSS: Sidik Saimima, Wahyu Sukarta, dan Bagus Nirwanto kelabakan, Bagus terspaksa melanggar Paulo Sergio.
Lahirnya penalti kedua Bali United juga berkat kelincahan Paulo Sergio lepas jebakan offside dan pengawalan Asyraq Gufron saat menyambut umpan umpan Melvin Platje. Lagi-lagi, Sergio dilanggar di kotak terlarang, kali ini oleh Gufron.
Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengaku sudah memerintahkan para pemain PSS untuk menempel ketat pada eks gelandang Bhayangkara FC tersebut. Namun, instruksinya macet kerana kegemilangan Sergio.
“Saya bilang dari awal saya melihat adalah pemain yang memiliki potensi dan memiliki mobilitas yang bagus. Sebelum main, kami briefing pemain, saya katakan dia [Paulo Sergio] adalah salah satu pemain yang harus kami waspadai. Ya itulah Paulo Sergio, pemain yang mobilitasnya cukup bagus dan selalu merepotkan barisan pertahanan lawan,” ujar Seto dikutip dari liga-indonesia.id, Selasa (22/7/2019).
PSS selanjutnya akan menjamu Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/7/2019). Lini belakang harus lebih disiplin karena Barito Putera punya jago giringan: Rizki Pora, dan pengumpan ulung: Evan Dimas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan lebat dan angin kencang menerjang kawasan Kalitirto, Berbah, Sleman, Jumat (26/1/2024) siang.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.