Filipina U-23 Putus Puasa 68 Tahun, Menang Dramatis atas Kuwait di Asian Games 2026
Filipina U-23 mengalahkan Kuwait 2-1 di Asian Games 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Filipina di sepak bola Asian Games sejak 1958.
Ikhwan Ciptady, akan kembali menjadi bek tengah utama PSS Sleman./Instagram PSS Sleman
Harianjogja.com, JOGJA—Kegemilangan Asyraq Gufron dan Ikhwan Ciptady saat mengawal jantung pertahanan PSS Sleman melawan Madura United, Rabu (31/7/2019), berbuah manis untuk keduanya. Duo bek tengah itu akan kembali diturunkan saat PSS melawan ke kandang Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (4/8/2019) sore.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengisyaratkan tak akan mengubah formasi sebelas awal saat timnya menghadapi Borneo FC.
Duet bek tengah Asyraq Gufron dan Ikhwan Ciptady tetap akan menjadi andalan meskipun kebugaran bek Spanyol Alfonso de La Cruz mulai meningkat.
“Alfonso kondisinya mulai membaik dan direkomendasikan oleh tim medis untuk dimainkan. Tetapi, kemungkinan dia belum saya turunkan. Masih ada Gufron dan Ikhwan yang tampil cukup baik saat melawan Madura United,” kata Seto.
Seto kini tak perlu lagi risau dengan perbedaan kualitas bek tengah utama dan pelapis. Rotasi yang dia berlakukan bisa berjalan mulus berkat kualitas yang ditunjukkan Gufron dan Ikhwan. PSS kini membutuhkan konsistensi dua eks bek Persis Solo tersebut untuk mengarungi jadwal padat.
Seusai melawan Borneo FC, pada Jumat (9/8/2019), Super Elang Jawa akan terbang ke Sumatra untuk melawat ke kandang Perseru Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
PSS kemudian pulang dan setelah iduladha akan menjamu Persela Lamongan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/8/2019). Lima hari kemudian, PSS akan bertandang ke markas tim yang saat ini memimpin klasemen sementara Liga 1, PS Tira-Persikabo, di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (20/8/2019). Empat hari berselang, Super Elang Jawa ke Sulawesi melawan PSM Makassar, Sabtu (24/8/2019) dan sepekan kemudian melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (30/8/2019).
Selain memberlakukan rotasi, Seto juga meminta anak asuhnya tampil mangkus dan sangkil seperti saat menundukkan Madura United. Skuat PSS akan berangkat ke Samarinda untuk mempersiapkan laga melawan Borneo FC pada, Jumat (2/8/2019). Beberapa pemain andalan cedera ringan, tetapi tak akan absen di laga terdekat.
“Ada beberapa pemain yang mengalami cedera ringan, seperti Derry [Rachman, bek kiri], Dave [Mustaine, gelandang] dan Ega [Rizky, kiper]. Namun demikian, mereka masih bisa kami turunkan saat melawan Borneo FC,” ucap Seto.
Seto menganggap skuat Borneo FC menjelma menjadi tim dengan permainan cepat dan motivasi tinggi setiap kali berlaga sejak dipegang oleh Roberto Carlos Mario Gomez.
“Di samping itu, secara materi mereka juga merata,” ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Filipina U-23 mengalahkan Kuwait 2-1 di Asian Games 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Filipina di sepak bola Asian Games sejak 1958.
Kemenag DIY mendorong TPPK terbentuk di seluruh pesantren sebelum akhir 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan.
Harga emas Pegadaian Kamis 24 September 2026: Galeri24 Rp2,545 juta, Antam Rp2,645 juta, UBS Rp2,57 juta per gram.
Sjamsul Kahar, tokoh pers Aceh dan pendiri Serambi Indonesia, meninggal dunia. Ia dikenal sebagai wartawan senior dan ayah Nezar Patria.
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.