Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, 12 Pelanggaran Jadi Sasaran
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman membidik kemenangan pada laga kandang perdana Super League saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026). Tiga poin menjadi target Super Elja untuk bangkit setelah kalah dari Bali pada pertandingan pembuka liga pekan lalu.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, memastikan timnya telah melakukan persiapan selama sepekan untuk menghadapi Madura United. Menurut pelatih asal Belanda tersebut, kondisi para pemain juga sudah siap menjalani pertandingan.
"Kami memiliki latihan yang baik selama sepekan terakhir setelah pertandingan melawan Bali. Kami kembali dan pemain dalam keadaan fresh serta sudah siap untuk pertandingan besok melawan Madura," tegas Huistra dalam Pre Match Press Conference pada Jumat (11/9/2026).
Huistra menegaskan kemenangan menjadi target PSS dalam setiap pertandingan. Tidak hanya ketika bermain di Stadion Maguwoharjo, tetapi juga saat Super Elja menjalani laga tandang.
"Tentu saja tiga poin [targetnya]. Namun untuk setiap pertandingan, dan begitulah cara kami berpikir, setiap pertandingan yang kami jalani, baik kandang maupun tandang, kami selalu mencoba untuk menang. Saya pikir itulah arti sepak bola dan sepak bola profesional," tegasnya.
PSS Sleman Wajib Bangkit di Maguwoharjo
Laga melawan Madura United menjadi kesempatan bagi PSS Sleman untuk memberikan respons setelah hasil kurang baik pada pekan pertama. Huistra menyadari tim tamu juga datang dengan ambisi mendapatkan poin dari Stadion Maguwoharjo.
Meski demikian, pelatih PSS tersebut memastikan timnya tidak mengubah target. Super Elja akan berusaha mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
"Besok, tentu saja kami mencoba mendapatkan tiga poin, dan lawan tentu akan selalu mencoba mencuri sesuatu juga, tapi besok kami yang menang," tuturnya.
Optimisme serupa disampaikan bek tengah PSS Sleman, Christophe Nduwarugira. Ia menilai persiapan tim pada pekan ini berjalan dengan baik setelah PSS harus menerima kekalahan dari Bali pada laga sebelumnya.
"Kami punya pekan yang baik minggu ini. Pekan lalu, kita pergi ke Bali, itu bukan pertandingan yang baik untuk kami, karena kita kalah," ujarnya.
Nduwarugira berharap kerja keras selama latihan dapat menghasilkan performa dan hasil berbeda ketika PSS menghadapi Madura United di Stadion Maguwoharjo.
"Tetapi minggu ini kami berlatih dengan baik dan dalam suasana hati yang lebih baik untuk pertandingan lawan Madura. Kami harap kami bisa melakukan sesuatu yang berbeda dibandingkan pertandingan melawan Bali," tegasnya.
Dengan persiapan yang disebut berjalan baik dan kondisi pemain yang dinilai siap, PSS Sleman akan menjalani laga kandang perdana Super League dengan target mengamankan tiga poin sekaligus bangkit dari kekalahan pada pertandingan pembuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.
BPJS Kesehatan membantah kabar penghapusan program JKN. Peserta tetap bisa mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku
Sebanyak 20 aliran sungai di Gunungkidul diusulkan dikeruk untuk mengurangi sedimentasi dan menekan risiko banjir saat musim hujan.
Dialog di Jogja membahas perlindungan buruh dan pekerja rumah tangga, mulai dari kebijakan upah hingga pengawasan aturan ketenagakerjaan.
Keppres pelunasan biaya haji 2027 ditargetkan terbit pekan ini. Rata-rata calon jemaah perlu menyiapkan dana sekitar Rp23 juta.
Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih pada Selasa pagi dan dimakamkan di Ponjong.