Polda Jateng Tegaskan Hoaks Pocong Begal Tak Terjadi di Lapangan
Polda Jateng pastikan kabar viral pocong begal di media sosial hoaks dan imbau warga tidak mudah panik.
Logo PSS Sleman. /Ist
Harianjogja.com, PAMEKASAN - PSS Sleman melakukan perubahan komposisi pemain yang dibawa ke kandang Borneo FC, Jumat (2/8/2019) siang.
Jika sebelumnya PSS membawa 20 pemain ke kandang Madura United, maka kali ini skuat Super Elia hanya membawa 18 pemain untuk menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (4/8/2019).
Dari 18 pemain yang dibawa, ada dua nama pemain baru yang disusulkan, yakni KH Yudo. Yudo sebelumnya sempat tidak diikutkan dalam lawatan ke kandang Madura United, beberapa waktu lalu karena mengalami cedera.
Sedangkan satu pemain lainnya yakni Haris Tuharea absen melawan Madura United karena akumulasi kartu.
Adapun kedatangan kedua amunisi baru ini berdampak kepada pemulangan 4 pemain yang sebelumnya diikutkan ke kandang Madura United. Keempat pemain tersebut adalah Rangga Muslim Perkasa, Arsyad Yusgiantoro, Ricky R Kambuaya dan Junius Bate.
Keempat pemain ini dipulangkan dengan alasan berbeda. Rangga dan Junius Bate dipulangkan karena mengalami cedera, sedangkan Arsyad izin karena ada keluarga yang meninggal dunia. Sedangkan Ricky Kambuaya izin karena ada kepentingan keluarga.
"Rangga Muslim dan Junius Bate langsung pulang ke Sleman. Sementara Arsyad Yusgiantoro dan R Kambuaya izin adanya kepentingan keluarga," kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, Jumat (2/8/2019).
Meski tidak diperkuat oleh empat pemain, namun, pelatih asal Kalasan, ini optimistis timnya akan mampu meraih poin di kandang Borneo FC. Sebab, meski ditinggal empat pemain, ada tambahan dua pemain yang biasa menempati skuat utama PSS.
Kehadiran KH Yudo di lini depan, bisa menjadi tambahan amunisi yang biasanya hanya diisi oleh Yevhen Bokhasvili. Sedangkan Haris Tuharea bisa mengisi pos yang ditinggalkan oleh Arsyad Yusgiantoro. Apalagi Haris tercatat sudah mencatatkan namanya di papan skor.
Meski demikian, Seto mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tetap kalem dan tidak terpancing emosi saat berhadapan dengan pemain Borneo FC.
"Saya minta pemain tampil tendangan dan tidak terpancing dengan provokasi pemain Borneo FC. Pemain harus fokus dan tampil maksimal pada pertandingan kali ini," lanjut Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Jateng pastikan kabar viral pocong begal di media sosial hoaks dan imbau warga tidak mudah panik.
Kemenag menegaskan kasus cabul di Pekalongan terjadi di padepokan ilegal, bukan pondok pesantren resmi terdaftar.
Bapanas memastikan harga beras SPHP tetap stabil meski dolar AS naik. Pemerintah jaga pasokan dan subsidi beras nasional.
Jip wisata Merapi di Sleman full booking saat libur Waisak 2026. Wisatawan memadati paket trip medium hingga bunker Merapi.
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis