Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Bagus Kahfi (kanan) bersama Khairul Imam (tengah) dan Sadam Gaffar merayakan gol Indonesia ke gawang Brunei dalam pertandingan Piala AFF U-18 di Vietnam, Sabtu (10/8/2019)./Antara-Yusran Uccang
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso menepis gosip yang menyebut Laskar Mataram akan mendatangkan beberapa nama besar di sepak bola Tanah Air seperti Bagus Kahfi, Haudi Abdillah, Bayu Gatra, dan Sutanto Tan di putaran kedua Liga 2 2019.
“Saya tidak pernah menyampaikan itu [nama-nama pemain], itu hanya asumsi. Belum,” ujar Aji seusai memimpin latihan PSIM di Lapangan Tamanan, Bantul, Senin (12/8/2019).
Gosip itu berkembang setelah manajemen PSIM berniat mendatangkan pemain anyar di paruh kompetisi demi memenuhi tagret promosi ke Liga 1. Nama-nama yang berseliweran tersebut jarang bermain di klub mereka.
Bagus Kahfi adalah andalan Indonesia U-18 di Piala AFF 2019 yang memperkuat Barito Putera. Di klubnya, pemain kelahiran Magelang ini masih terlalu muda untuk bersaing dengan penyerang-penyerang seperti Rafael Silva, Samsul Arif, hingga Gavin Kwan Adsit. Haudi Abdullah adalah bek pelapis Bali United. Sutanto Tan adalah gelandang Bali United yang sempat menjalani trial di klub Swedia, Dalkurd FF, tetapi gagal dan sampa sekarang kesulitan bersaing merebut skuat inti tim asuhan Teco Cugurra. Adapun Bayu Gatra adalah eks penyerang Timnas U-23 yang menjadi penghangat bangku cadangan PSM Makassar.
Aji tak menutup kemungkinan nama-nama tersebut didatangkan, meski untuk saat ini terlalu cepat dibicarakan.
“Nanti, setelah pertandingan melawan Persis. Tetapi itu normal karena saya dan manajemen berkeinginan untuk membawa PSIM naik ke Liga 1, karena ini kesempatan yang sangat bagus dan ini harus kami manfaatkan,” kata Aji.
Eks pelatih Persela Lamongan ini memilih fokus mempersiapkan tim menghadapi Persis Solo. Sebab, pertandingan bertajuk Derby Mataram ini adalah pertaruhan bagi PSIM Jogja.
“Saya pilih fokus ke pertandingan terakhir [lawan Persis Solo]. Setelah itu baru kita fokus ke perekrutan pemain. Akan ada sedikit kejutan-kejutan, mudah-mudahan terealisasi,” kata Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.