League Cup Batasi 3 Pemain Asing, Ini Kata Pelatih PSIM Jogja
PSIM Jogja hanya bisa mendaftarkan tiga pemain asing di League Cup 2026/2027 meski memiliki 11 legiun asing. Jean-Paul van Gastel siap mengandalkan pemain loka
PSIM Jogja vs Malut United/Instagram: PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA— PSIM Jogja sukses mengakhiri rentetan hasil buruk setelah menaklukkan Malut United dengan skor 2-0 dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (10/5/2026) malam. Kemenangan ini menjadi tiga poin pertama Laskar Mataram setelah delapan laga sebelumnya gagal meraih kemenangan.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel menilai timnya pantas memenangkan pertandingan karena tampil dominan, khususnya sepanjang babak pertama. Menurut dia, permainan PSIM mulai menunjukkan perkembangan meski masih memiliki masalah dalam penyelesaian akhir.
“Saya pikir terutama di babak pertama, kita bermain sangat baik. Kita ingin bermain dan menemukan beberapa solusi, tapi menurut pendapat saya, kita masih kesulitan dalam penyelesaian akhir, dan terutama dari sisi kiri, kita membuat keputusan yang salah. Namun, saya pikir kita layak mendapatkan gol tersebut,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers usai pertandingan.
PSIM membuka keunggulan menjelang turun minum melalui penalti yang dieksekusi Ze Valente. Hadiah penalti diberikan setelah pemain Malut United, Wbeimar Angulo, melakukan handball di area terlarang yang sekaligus membuatnya menerima kartu merah.
Situasi unggul jumlah pemain membuat PSIM lebih leluasa mengendalikan pertandingan pada babak kedua. Meski demikian, Laskar Mataram belum mampu menciptakan banyak peluang bersih untuk memperbesar keunggulan.
“Kami tidak menghadapi banyak masalah, terutama ketika mereka bermain dengan sepuluh pemain. Setelah itu permainan menjadi lebih mudah, meskipun tanpa menciptakan banyak peluang,” kata Van Gastel.
Pelatih asal Belanda tersebut mengaku lega karena anak asuhnya akhirnya kembali meraih kemenangan setelah beberapa laga sebelumnya tampil cukup baik namun gagal mendapatkan hasil maksimal.
“Namun, saya senang untuk tim saya karena mereka menang lagi. Mereka sudah layak mendapatkannya sejak beberapa pertandingan lalu. Jadi akhirnya, mereka mendapatkan apa yang layak mereka dapatkan hari ini,” tandasnya.
PSIM baru memastikan kemenangan pada masa injury time babak kedua lewat aksi individu pemain pengganti Andy Irfan. Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.
“Alhamdulillah pertandingan hari ini kita diberi poin, pertandingan yang ditunggu-tunggu, akhirnya kesampaian juga. Ya, semoga ke depannya kita lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” ujar Andy Irfan.
Tambahan tiga poin belum mampu mengangkat posisi PSIM Jogja dari papan tengah klasemen sementara Super League 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Mataram itu masih berada di posisi ke-11 dengan koleksi 42 poin. Meski begitu, kemenangan atas Malut United menjadi modal penting untuk membangkitkan kepercayaan diri tim menghadapi pertandingan berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja hanya bisa mendaftarkan tiga pemain asing di League Cup 2026/2027 meski memiliki 11 legiun asing. Jean-Paul van Gastel siap mengandalkan pemain loka
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik