Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Stadion Mandala Krida/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, menjadi satu dari sepuluh venue yang disiapkan PSSI untuk laga Piala Dunia U-20 2021.
Kontestan Piala Dunia U-20 di DIY nanti kemungkinan akan memakai tiga lapangan untuk berlatih, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sleman, dan Stadion Sultan Agung Bantul.
“Tempat berlatih akan disiapkan di beberapa tempat seperti Stadion Sultan Agung, Stadion UNY, dan Stadion Maguwoharjo. Pada prinsipnya tempat latihan sudah terpenuhi,” Kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda (Disdikpora) DIY, Kadarmanto Baskara Aji, Kamis (24/10/2019).
Stadion Mandala Krida dikelola Disdikpora DIY setelah direnovasi beberapa waktu lalu. Mandala Krida menjadi kandang klub Liga 2, PSIM Jogja. Sementara, Maguwoharjo adalah kandang klub Liga 1, PSS Sleman. Adapun Stadion Sultan Agung menjadi kandang klub Liga 3, Persiba Bantul dan menjadi kandang PSIM Jogja selama Mandala Krida direnovasi.
Disdikpora DIY berencana menyempurnakan Mandala Krida agar benar-benar siap menjadi sahibulbait turnamen dua tahunan tersebut. Stadion Mandala Krida telah diverifikasi beberapa waktu lalu oleh PSSI dan FIFA. Dari pengecekan awal, ada beberapa hal yang harus segera dibenahi pada stadion yang berkapasitas 34.900 penonton tersebut.
“Selain lampu stadion, kami tinggal benahi sedikit ruang ganti. Saat ini ada dua ruang ganti yang harus diubah menjadi empat,” ucap Baskara Aji.
Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY sangat senang dengan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah.
“Semoga setelah penunjukan ini, dengan persiapan yang komprehensif dan terencana, kami dapat segera memenuhi persyaratan dan kelengkapan infrastruktur pertandingan beserta fasilitas pendukungnya,” ujar kata Ketua Asprov PSSI DIY A Syauqi Soeratno.
Sebanyak sepuluh stadion yang disiapkan menjadi venue Piala Dunia U-20 2021 meliputi Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Patriot Candrabhaga dan Stadion Wibawa Mukti (Bekasi), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Mandala Krida (Jogja), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion I Wayan Dipta (Gianyar).
Indonesia memenangi bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dan diumumkan di Shanghai, China, Kamis (24/10/2019). Indonesia mengalahkan Peru, Brasil, dan tiga negara Timur Tengah yang menjadi tuan rumah bersama: Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. FIFA masih akan menyurvei sepuluh stadion yang disiapkan PSSI untuk menentukan delapan stadion yang resmi menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia U-20 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom Indef minta masa transisi sebelum pajak PPh UMKM marketplace diberlakukan agar pelaku usaha siap.
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.
Pemerintah tingkatkan anggaran riset hingga Rp4 triliun, fokus pada solusi nyata seperti waste to energy dan transisi energi.