IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas Tanjung Verde (Cape Verde) menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika itu berhasil melaju ke babak 32 besar dan dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina pada Sabtu (4/7/2026) pukul 05.00 WIB.
Perjalanan Tanjung Verde menuju fase gugur tidak diraih dengan mudah. Tim berjuluk Tubarões Azuis tersebut mampu menahan imbang dua kekuatan sepak bola dunia, yakni Spanyol dengan skor 0-0 dan Uruguay 2-2 pada fase penyisihan grup, sehingga memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Di balik pencapaiannya di lapangan hijau, Tanjung Verde menyimpan beragam fakta menarik. Negara yang terdiri atas gugusan pulau di Samudra Atlantik itu memiliki sejarah, budaya, hingga destinasi wisata yang unik. Berikut lima fakta mengenai Tanjung Verde.
1. Tidak Berpenghuni Sebelum Kedatangan Portugis
Sebelum ditemukan oleh penjelajah Portugis pada 1456, Kepulauan Tanjung Verde belum dihuni manusia. Saat itu, pulau-pulau tersebut hanya menjadi habitat flora dan fauna. Setelah dikuasai Portugis, kawasan itu dimanfaatkan sebagai tempat persinggahan bagi pelayaran di wilayah Atlantik.
2. Salah Satu Habitat Penyu Loggerhead Terbesar di Dunia
Tanjung Verde menjadi salah satu lokasi utama penyu loggerhead bertelur. Pantai Ervatão dan Boa Vista dikenal sebagai kawasan konservasi penting bagi spesies tersebut. Secara global, Tanjung Verde termasuk tiga lokasi terbesar penyu loggerhead berkembang biak, bersama Florida, Amerika Serikat, dan Brasil.
3. Penduduk Didominasi Keturunan Afrika dan Portugis
Orang Portugis menjadi kelompok pertama yang menetap di Tanjung Verde dan membawa budak dari Afrika ke wilayah tersebut. Hingga kini, bahasa Portugis menjadi bahasa resmi negara, sedangkan Kriolu atau bahasa kreol berbasis Portugis digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari dan oleh diaspora Tanjung Verde.
4. Memiliki Pantai yang Mendunia
Tanjung Verde dikenal sebagai destinasi wisata pantai dengan panorama alam yang masih terjaga. Salah satu yang paling populer ialah Praia de Santa Maria yang menawarkan hamparan pasir putih, air laut jernih, serta menjadi lokasi favorit untuk berselancar. Kawasan tersebut juga didukung berbagai resor dan hotel yang melayani wisatawan dari berbagai negara.
5. Memiliki Standar Hidup Tertinggi di Afrika Barat
Sejak meraih kemerdekaan pada 1975, Tanjung Verde dikenal sebagai salah satu negara dengan pemerintahan paling stabil di Afrika. Kondisi tersebut menjadikannya sebagai destinasi wisata yang relatif aman dan ramah bagi wisatawan. Negara ini juga menggunakan euro sebagai mata uang yang diterima secara luas dalam transaksi tertentu, serta memberikan fasilitas bebas visa hingga 30 hari bagi wisatawan dari sejumlah negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat.
Penampilan impresif Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 semakin menarik perhatian dunia terhadap negara kecil di Afrika Barat tersebut. Saat menghadapi Argentina pada babak 32 besar, debutan ini berpeluang kembali menciptakan kejutan sekaligus memperkenalkan potensi sejarah, budaya, dan pariwisatanya kepada publik internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.