Peluang Perry Warjiyo Diperiksa KPK Bergantung Hasil Penyidikan
KPK menyebut peluang pemanggilan Perry Warjiyo dalam kasus CSR BI dan OJK bergantung pada kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara.
Persib Bandung/Antara-Nyoman Budhiana
Harianjogja.com, GIANYAR—Persib Bandung menang 2-0 saat menjamu Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-25 Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (28/10/2019).
Maung Bandung kini mengantongi 31 poin dan merangkak ke peringkat ke-10 klasemen sementara, sedangkan Persija tertahan di anak tangga ke-14 dengan nilai 24.
Tampil dengan skuat terbaik, Persib dan Persija bertukar serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Persib mendapat peluang lebih dulu lewat ancaman yang ditebar Frets Butuan. Beruntung bagi Persija, bola yang dilepaskan dari sudut sempit masih mampu ditepis Andritany Ardhiyasa.
Lewat skema tendangan bebas, Persija berbalik mengancam. Rezaldi mengarahkan bola ke depan gawang Persib, dan Marko Simic yang dituju berhasil menanduk bola. Akan tetapi bola tandukkan Simic masih melebar dari tiang gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.
Memasuki menit 20, peluang emas didapat Jufriyanto. Menyambut umpan Kippersluis dari skema tendangan bebas, tandukkan Jufriyanto nyaris memecah kebuntuan jika saja bola tidak dijangkau Andritany.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim semakin gencar melancarkan serangan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata tetap bertahan.
Enam menit bergulir di babak kedua, papan skor akhirnya berubah. Lolos dari kawalan, Frets Butuan melepaskan tendangan langsung ke gawang yang gagal diantisipasi Andritany. Persib memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, Persija mencoba membalas. Lewat eksekusi tendangan bebas, Simic nyaris menyeimbangkan papan skor. Sayang, bola yang mengarah ke sudut bawah kanan gawang berhasil dibendung Made Wirawan.
Gencar menyerang, Persija justru kembali kecolongan di menit 58. Bergerak di sisi kiri pertahan Persija, Ali Idrus yang tidak mampu dihentikan pemain belakang Persija meneruskan bola ke jantung pertahanan yang langsung disambar Ezechiel N\'Douasel. Skor berubah 2-0.
Memasuki menit 82, Persib mendapat peluang emas untuk memperbesar keunggulan. Wasit menunjuk titik penalti setelah Ezechiel dijatuhkan Xandao di kotak terlarang.
Akan tetapi peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik. Ezechiel yang maju sebagai algojo, gagal menundukkan Adritany. Bola melayang tinggi di atas gawang Persija.
Di sisa waktu pertandingan, Persija berupaya keras untuk memangkas jarak. Pergerakan Riko Simanjuntak di sisi kanan lapangan beberapa kali berhasil membuat pertahanan Persib kerepotan.
Simic yang diharapkan bisa menjadi juru gedor pun tak bisa berbuat banyak. Pressing tinggi yang dilakukan pemain Persib membuat Simic tak berkutik. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Persib Bandung tetap bertahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyebut peluang pemanggilan Perry Warjiyo dalam kasus CSR BI dan OJK bergantung pada kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.