Harga Emas Diproyeksi Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Sejumlah kandidat calon Ketua Umum PSSI mengikuti pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). Agenda KLB PSSI tersebut adalah pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI serta pemilihan Anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2019-2023/ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Mochamad Iriawan resmi menjadi Ketua Umum PSSI 2019-2023. Kini, di tangan Irwan, sauh mesti dilepas karena kapal harus kembali berlayar.
Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 setelah meraih 83 suara. Sementara dua pesaingnya, Arif Putra Wicaksono dan Rahim Soekasah tidak menerima satu pun suara.
Kini, Irwan pun memiliki setumpuk pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Mulai dari kondisi internal PSSI yang mengkhawatirkan hingga tantangan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang sudah di depan mata.
Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) Djoko Pekik Irianto, saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (2/11/2019) mengatakan bahwa terdapat PR (pekerjaan rumah) atau tugas besar yang perlu dilakukan Irwan beserta kepengurusan PSSI yang baru.
"Pertama, ialah membersihkan anasir-anasir yang terindikasi terkait dengan mafia bola. Kedua, membangun sepakbola modern berbasis industri, ketiga membangun kesinergisan antara PSSI dan pemerintah," ujarnya.
Terkait dengan pembangunan sepakbola modern, dia menambahkan, PSSI perlu memaksimalkan faktor pendukung teknis. Salah satu hal terpenting ialah menggali atlet berpotensi di seluruh pelosok Indonesia yang memiliki motivasi berprestasi.
"Selain itu, kelengkapam sarana dan prasaran stadion di daerah juga perlu dilengkapi dengan melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah," tutur Djoko.
Adapun, faktor lain seperti peningkatan pelatih dan wasit berlisensi, serta memaksimalkan sport science dalam proses pembinaan atlet muda, turut menjadi faktor teknis yang perlu diperhatikan ke depan.
Djoko berharap, kepengurusan baru PSSI periode 2019-2023 ini mampu melaksanakan kompetisi berkualitas berjenjang, sebagai langkah untuk membenahi sistem kompetisi usia muda.
"Kompetisi sepakbola usia muda harus ditangani oleh PSSI dengan melibatkan swasta, seperti Danone, Kompas, dan TopScore," kata Djoko Pekik Irianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren