Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Mochamad Iriawan atau Iwan Bule / Instagram : PSSI.Org
Harianjogja.com, JOGJA - Pembenahan tata kelola kompetisi dinilai menjadi hal yang harus segera dikerjakan oleh Ketua Umum PSSI periode 2019-2023, Komjen Pol, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Umum PSIM, Jarot Sri Kastawa, Minggu (3/11/2019). Jarot menyebut pembenahan tata kelola kompetisi jadi pekerjaan penting bagi Iwan Bule, sebab, selama ini penyelenggaraan pertandingan baik kompetisi maupun turnamen yang selama ini masih carut-marut.
“Semoga bisa membawa PSSI lebih baik secara prestasi. Utamanya dalam hal tata kelola organisasi serta kompetisi," kata Jarot.
Menurut Jarot, selama ini jadwal tandingan baik di kompetisi Liga 1, Liga 2, juga Liga 3 selalu menimbulkan masalah tiap tahunnya. Bahkan jadwal kerap kali tidak bisa berjalan sesuai rencana awal. Hal ini diperparah dengan adanya penyesuaian jadwal kompetisi dengan agenda internasional. Alhasil ini berpengaruh pada performa pemain di timnas.
“Kami berharap adanya kepastian jadwal kompetisi dan PSSI diharapkan bisa membantu perizinan pertandingan. Selain itu, peningkatan kualitas perangkat pertandingan, dan meningkatkan subsidi klub," ucap Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.