Perpanjangan SIM Gunungkidul: Malam Ini di Taman Parkir Pasar Argosari
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Saddam Emirudin / IG : PSSleman
Harianjogja.com, SLEMAN - Kompetisi Liga 1 2019 tinggal menyisakan beberapa pertandingan. Namun, hal ini tidak menghalangi PSS Sleman untuk tetap melanjutkan pembinaan usia muda melalui Akademi Sepak bola PSS.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Akademi PSS Sleman, Guntur Cahyo Utomo, Senin (18/11/2019). Mantan asisten pelatih timnas Indonesia U-19 tersebut melihat saat ini ada dua prioritas dari PSS dalam mengembangkan usia muda.
Pertama, pembinaan melalui Elite Pro Academy (EPA) dengan jenjang kompetisi kelompok usia, serta kontuinitas pembinaan meski kompetisi Liga 1 2019 berakhir.
Saat ini, meski kelompok usia PSS tidak turut lagi dalam kompetisi EPA, terakhir PSS U20 menembus 8 Besar EPA U20, tapi bukan berarti para pemain tidak berlatih. Di mana saat ini ada 40 pemain dari kelompok usia 16, 18 dan 20 yang tetap berlatih.
“Ini adalah embrio tim pada kompetisi musim depan,” kata Guntur.
Selain itu, Guntur menyebut, saat ini Akademi PSS juga terus berbenah. Tidak hanya untuk menghadapi kompetisi EPA musim depan, tetapi fase penyelesaian dan perbaikan kurikulum sesuai standarisasi EPA terus dikerjakan. Para pelatih pun meningkatkan kemampuannya, sehingga pada musim mendatang minimal sudah mengantongi Lisensi B.
“Karena dalam kompetisi EPA 2019, syarat bagi pelatih adalah Lisensi C,” imbuh Guntur.
Menurut Guntur, adanya akademi PSS adalah untuk regenerasi pemain. Ketika mereka berlatih dan berkompetisi secara rutin dengan kualitas tertentu, diharapkan akan muncul bibit pemain yang jumlahnya besar dan berkualitas.
"Kami memiliki target jangka panjang, yakni mempersiapkan pemain-pemain muda ini untuk masuk tim senior. Dua atau tiga tahun lagi, empat atau lima pemain bisa mengisi tim senior dengan syarat apabila akademi ini dikelola dengan baik," ujar Guntur.
Akademi PSS sendiri telah menciptakan pemain muda yang mengisi tim senior pada kompetisi Liga 1 2019, yakni Saddam Emiruddin Gafar. Striker bertubuh jangkung itu mendapat promosi ke PSS Sleman.
Saddam pernah memperkuat Timnas Indonesia U19 dan diturunkan dalam pertandingan Grup A Piala AFF U-19, Agustus 2019 dan laga persahabatan menghadapi timnas China U19, Oktober 2019 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20