Dewata Challenge 2026: Persib Uji Coba Lawan Sabah FC dan Bali United
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Gregoria Mariska Tunjung / Badmintonindonesia.org
Harianjogja.com, MANILA - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung memastikan diri lolos ke babak perempat final SEA Games 2019. Gregoria menyusul langkah dari pebulu tangkis tunggal putri lainnya, Ruselli Hartawan juga sudah mengamankan diri ke babak delapan besar setelah menang dari Yeo Jia Min (Singapura).
Gregoria mengalahkan Vu Thi Trang (Vietnam) melalui rubber game, 21-14, 10-21, 21-13. Ia sukses merebut game pertama, tetapi terkendala di game berikutnya. Gregoria kemudian mencoba bangkit di game penentu, hingga akhirnya menang 21-13.
“Jujur dari persiapan tadi saya nggak memikirkan menang kalah, karena memang masih ada sedikit problem (di kaki). Jadi ya kuatkan hatinya saja buat mencoba terus di lapangan. Puji Tuhan tadi saya bisa melewatinya,” kata Gregoria dikutip dari laman resmi PBSI, Kamis (5/12/2019).
“Di game kedua saya sempat hilang mainnya juga, bingung harus apa, karena dia menjauh-jauhkan bola. Tapi Puji Tuhan game ketiga saya bisa menjagain bola-bolanya dia,” ujarnya lagi.
Meski belum pernah berhadapan di lapangan, Gregoria mengaku sudah mempelajari permainan Vu. Ia juga telah bersiap jika harus melewati laga yang tak mudah di babak pertama ini.
“Saya sudah mempersiapkan diri akan main susah hari ini. Karena lawankan tipe pemain yang ulet dan susah juga buat dimatikan. Walaupun dia tidak memiliki pola banget, tapi dia susah dimatikan dan dia enak buat atur bola di lapangan. Mainnya tenang, langkahnya enak dan kuat,” ungkap Gregoria mengenai lawannya.
Berbicara mengenai target, Gregoria berharap bisa mendapat medali dari sektor tunggal putri ini. Sebab pada SEA Games 2017 di Malaysia lalu, Gregoria berhasil membawa pulang medali perunggu.
Namun melihat kondisinya kini yang tak fit seratus persen, Gregoria mengaku ingin fokus satu demi satu dulu. Berikutnya di perempat final, Gregoria akan berhadapan dengan Selvaduray Kisona (Malaysia).
“Di sini target awalnya pengen dapat medali. Tapi step by step saja. Karena besok juga lawannya Malaysia. Yang kalau menang dari dia pun harus ramai dulu. Jadi mau mengeluarkan permainan terbaik dulu saja. Nggak mau memikirkan hasil dan nggak mau menjadi beban juga,” kata Gregoria lagi.
Pada babak final beregu putri SEA Games 2019, Selasa (3/12) kemarin, Gregoria terjatuh di poin terakhir saat berhadapan denga Ratchanok Intanon (Thailand). Kondisi tersebut membuatnya tak leluasa untuk bergerak di lapangan.
“Kondisi kaki pastinya masih ada kerasa. Karena keplesetnya kan baru kemarin, jadi masih ada yang kaya kencang rasanya. Jadi memang harus pakai pengaman dulu sementara,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.