WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Haryadi Suyuti/Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai wujud pertanggungjawaban atas kerusakan yang ditimbulkan saat kerusuhan suporter pada pertandingan PSIM melawan Persis Solo beberapa waktu lalu, manajemen PSIM menyumbangkan tujuh unit segway kepada Polresta Jogja, Selasa (31/12/2019) lalu.
Wali Kota Jogja sekaligus Dewan Penasehat PSIM, Haryadi Suyuti mengatakan sumbangan ini menjadi komitmen PSIM untuk bekerja sama dengan Polresta Jogja. “Mudah-mudahan bermanfaat untuk mendukung efektivitas kerja Polresta,” katanya.
Ia berpesan kepada manajemen PSIM dan seluruh kelompok suporter yang mendukung PSIM agar terus menjalin hubungan yang lebih erat dengan Polresta Jogja. Hal itu bertujuan agar kejadian kerusuan yang terjadi di musim kompetisi lalu tak terulang lagi.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Armaini, mengapresiasi komitmen PSIM ini. Polresta Jogja kini memiliki 10 segway. “Untuk patroli di Malioboro. Lebih mudah menembus kemacetan dan bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya. Kericuhan pecah saat PSIM menjamu Persis Solo di laga terakhir putaran grup Liga 2 2019, 21 Oktober lalu di Stadion Mandala Krida. Kala itu PSIM kalah 2-3 dan gagal melaju ke delapan besar. Kendaraan polisi rusak dan dibakar dalam insiden tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.