Menaker: Kendaraan Listrik Buka Peluang Kerja Baru
Menaker Yassierli menyebut transisi hijau membuka peluang kerja baru. Indonesia menargetkan 5,01–5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029.
Peserta balap sepeda Tour d\'Indonesia melintasi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu siang (21/8/2019)./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Penyelenggara balap sepeda internasional Tour d\'Indonesia (TdI) 2020 memutuskan menggelar balapan virtual pada tahun ini sebagai pengganti pelaksanaan kejuaraan sesungguhnya yang telah dibatalkan akibat pandemi virus Corona.
"Tour d\'Indonesia sudah dibatalkan di kalender UCI seperti tur lainnya di Indonesia. Sebagai gantinya sedang disiapkan Tour d\'Indonesia secara virtual," ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Pramana Nugroho di Jakarta, Minggu (21/6/2020).
Menurut Pramana, Tour d\'Indonesia virtual rencananya bakal digelar pada akhir September, menggantikan balapan resmi TdI 2020 yang dijadwalkan digelar pada 24-29 Agustus. Para peserta nantinya akan berlomba di negaranya masing-masing dengan menggunakan aplikasi virtual race.
Jumlah etape pada TdI virtual juga masih akan sama seperti penyelenggaraan TdI 2019, terdiri atas lima etape yang melewati beberapa provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Barat, DKI Jakarta, DIY, dan Jawa Timur.
Untuk partisipan, TdI virtual 2020 akan melibatkan 12 tim dari tim nasional dan tim kontinental di Asia. Setiap tim terdiri atas empat pebalap.
Pada edisi tahun lalu, TdI diikuti oleh 20 tim dari 26 negara. TdI 2019 berjarak 825,2 kilometer yang terbagi atas lima etape, yakni Magelang-Ngawi; Madiun-Kota Batu; Kota Batu-Jember; Jember-Banyuwangi; dan Gilimanuk-Batur Global Geo Park.
Tour d\'Indonesia bukan satu-satunya kejuaraan balap sepeda internasional yang beralih ke balapan virtual. Pandemi Covid-19 yang melanda di hampir seluruh negara di dunia telah membuat sejumlah ajang balap sepeda lainnya terpaksa dibatalkan. Kondisi tersebut menjadi alasan penyelenggara menyiasati untuk membuat balapan secara virtual.
Sebelumnya, Tour de Suisse 2020 menjadi salah satu ajang yang lebih dulu menggelar balapan virtual pada 22-26 April lalu setelah penyelenggara membatalkan balapan resmi yang dijadwalkan digelar 6-14 Juni.
JOGJA—Penyelenggara balap sepeda internasional Tour d\'Indonesia (TdI) 2020 memutuskan menggelar balapan virtual pada tahun ini sebagai pengganti pelaksanaan kejuaraan sesungguhnya yang telah dibatalkan akibat pandemi virus Corona.
"Tour d\'Indonesia sudah dibatalkan di kalender UCI seperti tur lainnya di Indonesia. Sebagai gantinya sedang disiapkan Tour d\'Indonesia secara virtual," ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Pramana Nugroho di Jakarta, Minggu (21/6).
Menurut Pramana, Tour d\'Indonesia virtual rencananya bakal digelar pada akhir September, menggantikan balapan resmi TdI 2020 yang dijadwalkan digelar pada 24-29 Agustus. Para peserta nantinya akan berlomba di negaranya masing-masing dengan menggunakan aplikasi virtual race.
Jumlah etape pada TdI virtual juga masih akan sama seperti penyelenggaraan TdI 2019, terdiri atas lima etape yang melewati beberapa provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Barat, DKI Jakarta, DIY, dan Jawa Timur.
Untuk partisipan, TdI virtual 2020 akan melibatkan 12 tim dari tim nasional dan tim kontinental di Asia. Setiap tim terdiri atas empat pebalap.
Pada edisi tahun lalu, TdI diikuti oleh 20 tim dari 26 negara. TdI 2019 berjarak 825,2 kilometer yang terbagi atas lima etape, yakni Magelang-Ngawi; Madiun-Kota Batu; Kota Batu-Jember; Jember-Banyuwangi; dan Gilimanuk-Batur Global Geo Park.
Tour d\'Indonesia bukan satu-satunya kejuaraan balap sepeda internasional yang beralih ke balapan virtual. Pandemi Covid-19 yang melanda di hampir seluruh negara di dunia telah membuat sejumlah ajang balap sepeda lainnya terpaksa dibatalkan. Kondisi tersebut menjadi alasan penyelenggara menyiasati untuk membuat balapan secara virtual.
Sebelumnya, Tour de Suisse 2020 menjadi salah satu ajang yang lebih dulu menggelar balapan virtual pada 22-26 April lalu setelah penyelenggara membatalkan balapan resmi yang dijadwalkan digelar 6-14 Juni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menaker Yassierli menyebut transisi hijau membuka peluang kerja baru. Indonesia menargetkan 5,01–5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Polresta Jogja memeriksa pemilik food truck dan dua jukir terkait dugaan pungli saat berjualan di Alun-Alun Kidul Jogja.
Dubes Rusia Sergey Tolchenov menyebut kemenangan tiga fotografer RI di ajang Andrei Stenin 2025 menjadi dorongan bagi jurnalis muda.
Komisi X DPR menyebut guru PPPK paruh waktu akan otomatis menjadi penuh waktu mulai Januari 2027 tanpa tes.
Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso ditemukan meninggal di rumahnya di Mantrijeron, Jogja, Senin (21/9/2026).