PSIM Jogja Kalah 1-2 dari Dewa United, Gol Injury Time Tuai Protes

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Jum'at, 06 November 2026 17:57 WIB
PSIM Jogja Kalah 1-2 dari Dewa United, Gol Injury Time Tuai Protes

Pemain PSIM Jogja memberikan penghormatan kepana penonton seusai pertandingan, Jumat (6/11/2026)./Harian Jogja-Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor 1-2 dalam pekan ke-9 Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Jumat (6/11/2026) sore. Kekalahan dramatis akibat gol pada masa injury time itu diwarnai protes keras pemain Laskar Mataram terhadap keputusan wasit.

Hasil ini membuat PSIM Jogja belum beranjak dari peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi lima poin.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi debut Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala PSIM Jogja. Sebelumnya, pelatih asal Serbia itu dikabarkan belum bisa mendampingi skuad dari tepi lapangan karena persoalan administrasi yang belum rampung. Namun, pada laga kali ini, Risto akhirnya dapat memimpin tim untuk pertama kalinya musim ini.

PSIM Tertinggal akibat Penalti Dewa United

Kejutan langsung terjadi pada awal pertandingan. Saat laga baru berjalan lima menit, sepak pojok Dewa United mengenai tangan striker PSIM, Adrian Dalmau, di dalam kotak penalti tuan rumah.

Pertandingan sempat berlanjut beberapa saat. Bahkan, Dewa United lebih dulu mendapatkan hadiah tendangan bebas. Namun, ketika tim tamu bersiap mengambil tendangan tersebut, wasit Gedion Dapaherang tiba-tiba melakukan pengecekan VAR yang berlangsung selama beberapa menit.

Setelah meninjau VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih untuk Dewa United akibat handball yang dilakukan Dalmau.

Denilson Jr. yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil mengecoh kiper PSIM, Cahya Supriadi. Gol pada menit ke-10 itu membawa Dewa United unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, PSIM mulai berusaha mengambil alih permainan. Namun, disiplin pertahanan Dewa United membuat Laskar Mataram kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Peluang terbaik PSIM pada babak pertama hadir melalui tendangan bebas Ezequiel “Pulga” Vidal pada menit ke-28. Sepakan kerasnya mengarah ke pojok kanan atas gawang, tetapi berhasil ditepis kiper Dewa United, Sonny Stevens.

Dewa United juga sempat memperoleh peluang emas menjelang turun minum. Sepakan Ricki Kambuaya yang mengarah ke pojok kiri gawang mampu digagalkan Cahya Supriadi.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.

PSIM Sempat Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, PSIM mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Pelatih Risto Vidakovic kemudian melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar winger Marvin Loria yang dinilai belum banyak berkontribusi dan memasukkan Irfan pada menit ke-58.

Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Umpan lambung full back PSIM, Yusaku Yamadera, dari sisi kiri berhasil disambut sundulan Ezequiel “Pulga” Vidal.

Sonny Stevens tidak mampu menghalau bola tersebut sehingga PSIM berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol itu membuat pertandingan kembali terbuka. Dewa United meningkatkan intensitas serangan setelah kebobolan. Serangan bertubi-tubi tim tamu pun cukup merepotkan barisan pertahanan PSIM.

Gol Injury Time Dewa United Diprotes Pemain PSIM

Drama terjadi pada penghujung pertandingan. Dewa United melancarkan serangan balik cepat yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh pemain pengganti, Taisei Marukawa, pada masa injury time.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-2 sekaligus memastikan kemenangan Dewa United atas PSIM Jogja.

Namun, gol penentu kemenangan tim tamu itu tidak lepas dari protes pemain PSIM. Skuad Laskar Mataram melayangkan protes keras karena menduga terdapat pelanggaran dalam proses terciptanya gol.

Meski demikian, wasit tetap mengesahkan gol Taisei Marukawa. PSIM pun harus menerima kekalahan 1-2 dari Dewa United di hadapan pendukungnya sendiri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online