Prediksi 2022: Properti Industri & Logistik Diprediksi Paling Dicari
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Christiano Ronaldo menyesali kekalahan timnya atas AC Milan, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Juventus gagal memaksimalkan peluang untuk memperlebar jarak dengan Lazio di papan klasemen Seri A Italia setelah dipecundangi tuan rumah AC Milan dengan skor 2–4, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB.
Sekitar dua jam sebelum kekalahan Juventus, Lazio yang juga membutuhkan poin untuk menjaga jarak dengan Juventus, ternyata juga tak berdaya setelah tersungkur di kandang Lecce dengan skor 1-2.
Sejak awal laga kontra AC Milan sudah diprediksi bakal berat bagi anak asuhan Maurizio Sarri. Juventus datang ke San Siro tidak dengan skuat yang lengkap menyusul absennya Matthijs de Ligt dan Paulo Dybala.
Terlebih tuan rumah juga sedang on fire dan tak terkalahkan di empat laga setelah kompetisi restart, termasuk di antaranya mereka sukses menghajar Lazio dan AS Roma.
Keenam gol di laga Milan kontra Juventus terjadi pada babak kedua dan Juve yang berstatus tim tamu lebih dahulu unggul berkat gol-gol Adrien Rabiot di menit ke-47 dan Cristiano Ronaldo di menit ke-53. Namun, Milan balik menyengat dengan melesakkan tiga gol hanya dalam kurun lima menit ke gawang Juventus yang dikawal kiper Wojciech Szczesny.
Aksi comeback Rossoneri bermula dari penalti Zlatan Ibrahimovic di menit ke-62 yang diberikan wasit Marco Guida setelah bek Juventus Leonardo Bonucci dinyatakan handball di area terlarang. Dua gol berikutnya yang segera menyusul dicetak oleh Franck Kessie di menit ke-66 dan Rafael Leao di menit ke-67.
Di tengah upaya Juventus mencari gol balasan, pertahanan Si Nyonya Tua justru kecolongan sebiji gol lagi pada menit ke-80 melalui aksi Ante Rebic sehingga skor akhir 4–2 untuk Milan.
Hasil pertandingan ini menghentikan tujuh kemenangan beruntun Juventus setelah terakhir kalah di markas Hellas Verona pada Februari lalu.
Sebaliknya bagi Milan, hasil ini membuiat klub asuhan Stefano Pioli tidak tersentuh kekalahan dalam lima pertandingan setelah restart sejak dihentikan selama 3 bulan akibat pandemi corona dengan hanya satu seri.
Tambahan tiga poin mendongrak Milan ke setrip kelima klasemen sementara dengan koleksi 49 poin, tetapi masih memiliki rentang nilai yang lebar dengan peringkat keempat Atalanta yang mengoleksi 63 angka. Tim-tim yang finis di empat besar diganjar tiket Liga Champions Eropa.
Sementara bagi Juventus, kekalahan ini sama sekali tidak menggoyahkan tim asuhan Maurizio Sarri dari pucuk klasemen dengan keunggulan tujuh angka dari Lazio di slot kedua. Nilai Juve 75, sedangkan Lazio 68.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.
Listrik padam total di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak Jumat malam. PLN ungkap gangguan sistem, warga Pekanbaru terdampak luas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.