Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Logo PSS Sleman/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Tiga pemain muda PSS Sleman, yakni Rka Octa (penjaga gawang), Iput Nurhasan (bek tengah), dan Fahmi Alvin Setiawan (bek kanan) mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-16 di Jakarta.
Kepala Development Center PT. Putra Sleman Sembada (PSS), Guntur Cahyo Utomo, mengatakan panggilan ini merupakan sebuah capaian positif bagi sepak bola Sleman.
“Dengan adanya tiga anak ini, kita berharap semua elemen yang ada di PSS, sepak bola Sleman, dan sepak bola DIY menjadi terangkat dan menjadi lebih semangat untuk pengembang-pengembangan berikutnya,” kata Guntur beberapa waktu lalu.
Development Center PSS belum lama berdiri. Badan tersebut membawahkan Akademi PSS tempat Guntur ditunjuk sebagai direkturnya.
Pemanggilan oleh Timnas U-16, kata Guntur merupakan peluang emas bagi pemain untuk bermain di level yang lebih kompetitif. Pasalnya, selama ini, pemain muda hanya tampil di kompetisi Elite Pro Academy (EPA), paling mentok bertanding bersama klubnya di ajang Liga 1. “Sehingga nanti kita akan punya banyak bibit atau calon-calon pemain yang bisa mengisi skuat PSS senior,” tambahnya.
Pengembangan bibit muda dengan membentuk tim EPA Liga 1 bukan hanya pemenuhan kewajiban semata. Guntur mengatakan Super Elang Jawa punya misi membawa pemain muda lokal ke level yang lebih tinggi.
Program tersebut, lanjut Guntur adalah buah kerja sama antara PSS dan sekolah sepak bola (SSB) yang ada di DIY. Guntur berharap kerja sama itu akan terus berlangsung demi meroketnya prestasi sepak bola Sleman, DIY, dan nasional.
Direktur Operasional PT. PSS, Hempri Suyatna berpesan kepada tiga pemain bahwa keterampilan menggiring bola sama pentingnya dengan kualitas perilaku di dalam maupun luar lapangan. Agaknya, ini menjadi penting sebab masyarakat tak hanya menyoroti pemain senior. Pemain junior pun tak luput dari perhatian masyarakat.
“Masyarakat akan menyoroti para pemain PSS, tak hanya yang senior tapi juga yang muda. Pemain yang senior hendaknya memberi contoh baik untuk yuniornya,” ujar Hempri.
Capain tahun ini terbilang lebih baik dari tahun lalu. Sebelumnya, PSS mengirim penyerang muda, Saddam Emiruddin Gaffar untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.
Wacana dwikewarganegaraan yang disampaikan Prabowo masih sebatas gagasan. Pemerintah belum menyusun skema dan target penerapannya.