Bintang/Sofyan Hadapi Qatar di Final Voli Pantai Asian Games 2026
Bintang/Sofyan menghadapi Qatar di final voli pantai Asian Games 2026, Sabtu (3/10). Laga berlangsung pukul 11.00 WIB.
Voli - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Pasangan voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi akan menjalani pertandingan penentuan medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menghadapi wakil Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko, Sabtu (3/10/2026). Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Aichi, Jepang.
Bintang/Sofyan melangkah ke partai puncak setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Jepang Kota Kurosawa/Taito Mizumachi pada semifinal. Unggulan ketiga Indonesia tersebut menang dua set langsung dengan skor 21-19 dan 21-18.
Kemenangan itu membuat Bintang/Sofyan hanya berjarak satu pertandingan dari medali emas. Jika mampu melewati pasangan Qatar, mereka juga akan mencatatkan sejarah karena Indonesia belum pernah meraih emas voli pantai sejak cabang olahraga tersebut dipertandingkan di Asian Games pada 1998.
Pelatih voli pantai putra Indonesia Andi Ardiansyah mengatakan pertandingan semifinal melawan Jepang tidak berjalan mudah sejak awal. Bintang/Sofyan sempat kesulitan membaca pola permainan lawan pada set pertama, tetapi situasi berubah setelah keduanya mampu menemukan ritme permainan.
Andi menyebut blok menjadi salah satu faktor penting yang membantu pasangan Indonesia mengamankan kemenangan. Strategi yang diterapkan tim juga berjalan sesuai rencana sehingga Bintang/Sofyan dapat menjaga keunggulan pada poin-poin penting.
“Set pertama agak kesulitan lawan Jepang. Set kedua dapat membaca permainan Jepang. Namun, blok-blok anak-anak berjalan dengan baik. Kunci kemenangan memang ada di blok. Strategi tim Indonesia berjalan dengan baik,” kata Andi.
Kemenangan atas Jepang sekaligus mempertahankan catatan Bintang/Sofyan yang belum kehilangan satu set sejak fase grup. Sebelum memasuki semifinal, mereka lebih dahulu mengalahkan pasangan China Song Jinyang/Wang Yanwei pada perempat final dengan skor 21-19 dan 21-18.
Pada babak 16 besar, pasangan Indonesia juga harus melewati pertandingan ketat ketika berhadapan dengan wakil Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi. Bintang/Sofyan akhirnya menang 22-20 dan 21-18.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pasangan Indonesia mampu melewati tekanan pada fase gugur. Tantangan berikutnya akan datang dari pasangan Qatar yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi internasional.
Cherif Samba/Ahmed Janko memastikan tiket final setelah mengalahkan pasangan Thailand Poravid Taovato/Pithak Tipjan. Wakil Qatar menang dua set langsung dengan skor 23-21 dan 21-12.
Nama Cherif Samba juga tidak asing di level internasional. Bersama pasangan Qatar, ia pernah meraih medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020, sehingga pengalaman di pertandingan besar menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan Bintang/Sofyan.
Andi Ardiansyah memahami kualitas lawan yang akan dihadapi anak asuhnya. Namun, pengalaman pasangan Qatar tidak membuat tim Indonesia mengubah target mereka untuk pertandingan final.
Bagi Bintang/Sofyan, pertandingan final juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan penampilan konsisten yang mereka tunjukkan sejak fase grup. Sebelumnya, pasangan Indonesia melewati tiga pertandingan fase grup tanpa kehilangan satu set sebelum berlanjut ke babak gugur.
Voli pantai mulai dipertandingkan dalam program Asian Games pada 1998. Hingga edisi Aichi-Nagoya 2026, Indonesia belum pernah membawa pulang medali emas dari nomor tersebut.
Indonesia memiliki catatan tiga medali perak putra di Asian Games, termasuk melalui Ade Candra Rahmawan/Muhammad Ashfiya pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018 serta pasangan Agus Salim/Koko Prasetyo Darkuncoro pada Asian Games Busan 2002 dan Agus Salim/Irilkhun Sofana pada Asian Games Bangkok 1998.
Karena itu, duel Bintang/Sofyan melawan Cherif/Ahmed tidak hanya menentukan warna medali yang dibawa pulang dari nomor voli pantai putra. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pasangan Indonesia untuk mengubah catatan perak menjadi emas dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di cabang tersebut.
Bintang/Sofyan akan berhadapan dengan Cherif Samba/Ahmed Janko pada Sabtu (3/10/2026) mulai pukul 11.00 WIB. Laga final berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court dan menjadi pertandingan terakhir yang harus dilewati pasangan Indonesia untuk memburu medali emas Asian Games 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bintang/Sofyan menghadapi Qatar di final voli pantai Asian Games 2026, Sabtu (3/10). Laga berlangsung pukul 11.00 WIB.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.
Ancaman seluler makin tertarget di Asia Pasifik. Kaspersky mencatat 15.163 deteksi di Indonesia pada Q1 2026.
Head to head Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda terakhir menang pada 2016 dan tanpa kemenangan dalam 6 laga berikutnya.
Pemerintah membuka registrasi Perlinsos Digital untuk memutakhirkan data calon penerima bansos yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan pada 2027. Masyaraka
Grammy Awards 2027 tetap akan menghadirkan kategori Best Asian Pop Music Performance meski sebelumnya menuai perdebatan di kalangan musisi. Recording Academy me