Gedung KDMP Dipakai Lomba 17-an hingga Nikahan, Ini Kata Dinkop
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Pelatih Shin Tae-yong/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim nasional U-19 Indonesia bakal tanpa dua pilar utamanya yaitu Witan Sulaeman dan Elkan Baggott karena mereka harus memperkuat klub masing-masing.
"Witan akan kembali ke klubnya pada 15 Oktober 2020, sementara Elkan pada 24 Oktober 2020," ujar pelatih timnas U-19 Shin Tae-yong, dikutip dari saluran Youtube PSSI TV di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
Dengan demikian, laga uji coba kontra Makedonia Utara di Kroasia pada Rabu (14/10) menjadi pertandingan pamungkas Witan sebelum kembali merumput untuk klub Liga Serbia FK Radnic Surdulica.
BACA JUGA : Seto Menuju Timnas: Ini Kesulitan Seto Selama Melatih PSS
Sementara Elkan Baggott, yang berasal dari klub Inggris Ipswich Town, masih dapat memperkuat timnas U-19 sampai laga versus Bosnia-Herzegovina pada Jumat (23/10).
Absennya Witan akan menjadi kehilangan besar untuk timnas U-19 karena sebelumnya dia tidak pernah absen dalam sembilan pertandingan yang dilewati di Kroasia.
Dari sembilan pertandingan itu, Witan yang kerap beroperasi di sayap kanan membuat tiga gol dan dua assist untuk membantu timnas U-19 meraup empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Catatan gol itu untuk sementara menjadi yang tertinggi di timnas U-19.
Namun, di sisi lain, ketiadaan Witan memberikan kesempatan bagi pelatih Shin Tae-yong untuk bereksperimen dalam taktik. Shin tentunya tidak ingin timnas U-19 hanya bergantung kepada satu atau dua pemain.
Adapun Elkan Baggott langsung menunjukkan performa memikat saat menjalani debut laga bersama timnas U-19 pada Minggu (11/10) kontra Makedonia Utara.
BACA JUGA : Ini Alasan Timnas U-19 Tidak Lakukan TC di Luar Negeri
Penampilannya di posisi bek tengah mendapatkan pujian dari Shin yang menilai Elkan mampu beradaptasi dengan cepat dan dapat membaca permainan dengan baik. Tinggi badannya yang mencapai 194 centimeter juga dianggap sebagai keuntungan bagi timnas U-19.
Timnas U-19 berada di Kroasia sejak akhir Agustus 2020 untuk menjalani pemusatan latihan (TC).
Selama TC di Kroasia, timnas U-19 sudah menjalani sembilan pertandingan uji coba dengan hasil empat kali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah.
TC timnas U-19 tersebut menjadi persiapan menuju Piala Asia U-19 yang rencananya dilaksanakan pada awal tahun 2021 di Uzbekistan.
Setelah Piala Asia U-19, timnas U-19 diproyeksikan untuk berkompetisi di Piala Dunia U-20 tahun 2021 yang dilaksanakan pada 20 Mei-12 Juni 2021 di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Sejumlah siswa SR Terintegrasi 1 Kulonprogo mengalami homesick. Satu siswa resmi mundur, dua lainnya dalam proses pengunduran diri.
Menkum Supratman Andi Agtas menyebut Prabowo meminta pembahasan RUU Perampasan Aset segera dipercepat oleh DPR.
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
pesan “Daerah Kuat, Indonesia Berdaulat” yang disampaikan Ketua DPD RI sejalan dengan arah pembangunan nasional yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah