Tuchel Dipecat PSG, Peluang Madrid Dapatkan Mbappe Makin Kecil

M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis Jum'at, 25 Desember 2020 12:47 WIB
Tuchel Dipecat PSG, Peluang Madrid Dapatkan Mbappe Makin Kecil

Penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe/Reuters-Gonzalo Fuentes

Harianjogja.com, JAKARTA – Kabar Paris Saint-Germain memecat pelatih Thomas Tuchel menimbulkan hal-hal rumit terkait dengan pengejaran Real Madrid atas Kylian Mbappe, menurut Diario AS yang dikutip Football Espana pada Kamis (24/12/2020).

PSG berada di tengah-tengah negosiasi penting dengan Mbappe dan Neymar da Silva Junior, dengan Mbappe berbagi hubungan yang kacau dengan pelatih Jerman Tuchel.

Situasi pun jadi makin rumit bagi Madrid dengan fakta bahwa PSG disebut-sebut bakal menunjuk Mauricio Pochettino, sosok yang sudah lama dianggap Presiden Madrid Florentino Perez sebagai pengganti Zinedine Zidane, sebagai pengganti.

Madrid tidak mengira PSG akan berpisah dengan Tuchel. Kabar di jalan adalah bahwa keputusan itu mungkin merupakan konsesi dari pihak Leonardo dan pemilik PSG kepada Mbappe.

Musim lalu sulit untuk hubungan keduanya, dengan beberapa insiden yang melibatkan pergantian pemain awal melawan Montpellier dan Nantes memicu ketidaksenangan publik yang memihak pemain Prancis itu.

"Saya pelatihnya," jawab Tuchel, pelatih berkebangsaan Jerman, saat itu. "Ini bukan tenis, olahraga individu, tetapi sepak bola."

Leonardo bahkan dilaporkan terpaksa mengatur pertemuan darurat antara keduanya untuk memuluskan segalanya, menunjukkan betapa pentingnya Mbappe bagi PSG.

Madrid telah berencana mencoba mengontrak Mbappe musim panas mendatang, tetapi langkah itu akan rumit mengingat pelatih yang masuk bisa membangun hubungan yang bagus dengan Mbappe yang tak terjadi ketika Tuchel masih ada di Parc des Princes.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online