Gempa M7,4 Guncang Kolombia, 6 Bandara Rusak dan Ditutup
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan merusak enam bandara. Aktivitas penerbangan dihentikan hingga evaluasi infrastruktur selesai.
Logo Piala Dunia U-20 2021 Indonesia. /Ist-Dok. PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA--Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengaku setuju lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia digelar Juni tahun ini.
"Bila negara-negara peserta lain menyepakati demikian maka PSSI menyetujui dan menghargainya," kata Yunus di Jakarta, Senin (25/1/2021).
BACA JUGA : Jogja Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021
Usul menggeser jadwal ini berasal dari Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Dalam pernyataan yang dimuat dalam media Malaysia, New Straits Times, edisi 23 Januari lalu, Sekretaris Jenderal FAM Stuart Ramalingam menyebut Indonesia, Thailand dan Uni Emirat Arab setuju kualifikasi Grup G dilangsungkan Juni 2021 atau mundur dari rencana semula Maret 2021.
FAM tinggal menunggu tanggapan Federasi Sepak Bola Vietnam soal perubahan jadwal ini. "Kami memang berkomunikasi dengan Sekjen FAM. Mereka mohon dukungan supaya kualifikasi dialihkan ke Juni 2021 karena pandemi COVID-19," kata Yunus.
Meskipun demikian, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu menegaskan jadwal tersebut baru sebatas kesepakatan antarfederasi peserta Grup G. Semua negara harus menunggu persetujuan FIFA dan AFC untuk memastikan jadwal tersebut.
BACA JUGA : Kepastian Piala Dunia U-20 2021 di Stadin Mandala Krida
"Secara resmi harus ada keputusan FIFA dan AFC. Kami masih menunggu soal ini karena hampir semua negara peserta setuju jika kualifikasi ditunda ke bulan Juni 2021," tutur Yunus.
Timnas Indonesia menyisakan tiga pertandingan dalam Grup G ini, yakni melawan Thailand (tandang), Uni Emirat Arab (kandang) dan Vietnam (tandang).
Indonesia dipastikan tidak bisa melanjutkan langkahnya dalam kualifikasi Piala Dunia karena kalah dalam lima pertandingan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan merusak enam bandara. Aktivitas penerbangan dihentikan hingga evaluasi infrastruktur selesai.
Karhutla di kawasan Gunung Bromo berdampak pada 899,35 hektare. Tim gabungan mengerahkan dua helikopter untuk water bombing.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.