Feri Yudoyono Sumbang Perunggu Balap Sepeda untuk Indonesia di Asian Games 2026

Newswire
Newswire Jum'at, 25 September 2026 16:47 WIB
Feri Yudoyono Sumbang Perunggu Balap Sepeda untuk Indonesia di Asian Games 2026

Logo Asian Games

Harianjogja.com, JAKARTA— Atlet balap sepeda Indonesia Feri Yudoyono berhasil menambah koleksi medali kontingen Merah Putih di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Feri merebut medali perunggu setelah finis di posisi ketiga nomor sepeda gunung men's cross-country di Obata Ryokuchi Park, Jumat (25/9/2026).

Dikutip dari laman penyelenggara, Feri menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu satu jam 25 menit 41 detik. Atlet asal Lumajang, Jawa Timur, tersebut hanya terpaut 26 detik dari Yuan Jinwei asal China yang menjadi peraih medali emas dengan waktu satu jam 25 menit 15 detik.

Medali perak menjadi milik atlet tuan rumah Jepang, Tatsuumi Soejima. Ia mencatatkan waktu satu jam 25 menit 18 detik dalam perlombaan tersebut.

Feri Tambah Koleksi Medali Balap Sepeda Indonesia

Keberhasilan Feri memperkaya perolehan medali cabang olahraga balap sepeda gunung Indonesia di Asian Games 2026 menjadi dua medali. Sebelumnya, medali perunggu juga disumbangkan atlet putri Sayu Bella Sukma Dewi dari nomor women's cross-country.

Indonesia juga menurunkan Zaenal Fanani pada nomor men's cross-country. Namun, Zaenal harus menyelesaikan perlombaan di peringkat keenam dengan waktu satu jam 27 menit 51 detik.

Tambahan medali dari Feri membuat perolehan kontingen Indonesia hingga Jumat pukul 13.45 WIB mencapai 22 medali. Rinciannya adalah satu medali emas, empat medali perak, dan 17 medali perunggu.

Dengan koleksi tersebut, tim Merah Putih berada di peringkat ke-18 klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026.

Sprint Kano Indonesia Belum Tambah Medali

Sementara itu, peluang Indonesia menambah medali dari cabang olahraga sprint kano (canoe sprint) belum berhasil diwujudkan. Dua wakil Indonesia yang tampil di Miyoshi Lake Canoe Course, Aichi, Jepang, Jumat, tidak mampu menembus tiga besar.

Pada nomor men's kayak double 500m, pasangan Dede Sunandar/Wandi menempati peringkat ke-10 secara keseluruhan. Keduanya gagal melaju ke final perebutan medali atau Final A setelah hanya menempati posisi keempat pada semifinal.

Dede/Wandi mencatatkan waktu satu menit 38,559 detik pada babak semifinal. Mereka kemudian tampil di Final B dan mampu mempertajam catatan waktunya menjadi satu menit 37,767 detik.

Medali emas nomor tersebut menjadi milik pasangan Korea Selatan Cho Gwang Hee/Kim Hyobin dengan waktu satu menit 31,859 detik. Jepang melalui pasangan Tanada Taishi/Tanaka Masaya meraih perak dengan waktu satu menit 32,176 detik.

Sementara itu, medali perunggu nomor men's kayak double 500m diraih pasangan Iran Ali Aghamirzaeijenaghard/Peyman Ghavidel Siah Sofiani setelah membukukan waktu satu menit 32,869 detik.

Pada nomor men's canoe single 500m, wakil Indonesia Evans Monim juga belum mampu menembus tiga besar. Evans yang tampil di babak perebutan medali harus puas finis di posisi kedelapan dengan catatan waktu satu menit 58,042 detik.

Hasil dari balap sepeda dan sprint kano tersebut menjadi bagian dari perkembangan perolehan medali Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya hingga Jumat (25/9/2026).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online