PKB DIY Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gunungkidul
DPW PKB DIY menyalurkan paket sembako kepada warga di Semanu dan Pacarejo, Gunungkidul.
Yevhen Bokhashvili/pssleman.id
Harianjogja.com, SLEMAN – Yevhen Bokhashvili telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada manajemen klub dan sekaligus mengutarakan alasan untuk hengkang dari PSS Sleman. Kini ia tak lagi berstatus sebagai pemain PS Sleman.
“Per malam ini [17/02/2021], status dari Yevhen Bokhashvili sudah bukan lagi pemain PS Sleman. Sebelumnya, Yevhen mengirimkan surat pengunduran diri dan meminta izin pada klub untuk dapat memroses keinginannya itu,” jelas Marco Gracia Paulo selaku Direktur Utama PT. Putra Sleman Sembada (PT PSS) dalam keterangan tertulisnya.
BACA JUGA : Skuat PSS Sleman Diliburkan Hingga 29 Mei
Marco telah melakukan berbagai upaya di klubnya agar Yevhen tetap berada di keluarga PSS Sleman. “Tapi sekali lagi, kami tak mau egois dan harus memikirkan yang terbaik bagi Klub dan juga bagi setiap individu di dalamnya” ujarnya.
Surat pengunduran diri yang diajukan pemain asal Ukraina ini langsung direspons oleh manajemen PSS setelah melalui diskusi panjang antara Yevhen dan klub juga tak terhindarkan.
Menurutnya ada beberapa pertimbangan dan alasan yang cukup masuk akal, hingga Yevhen terpaksa pamit dari PSS Sleman. “Saat ini kompetisi sepakbola di Indonesia masih belum menemui titik terang kapan akan resmi dimulai. Sedangkan, dalam waktu dekat Yevhen juga akan menjadi seorang ayah. Kami sangat paham kondisi tersebut,” ujar Marco.
Pemain 28 tahun ini sudah membela Super Elja selama dua musim, terhitung sejak Februari 2019. Di musim pertamanya itu, ia berhasil mencatatkan 16 gol dan bahkan menjadi tumpuan di kompetisi musim 2020.
BACA JUGA : Manajemen PSS Sleman Siapkan Kejutan
“Yevhen adalah salah satu pejuang terbaik yang dimiliki PSS. Dia sudah banyak berkontribusi dan berusaha untuk membanggakan warga Sleman. Tapi, tentu kami ingin Yevhen juga mendapatkan kesempatan dan tempat yang baik, walaupun tak lagi bersama kami,” kata Marco.
“Saya mewakili PSS, mengucapkan terima kasih kepada Yevhen atas kerja kerasnya selama bermain untuk Super Elja,” ujarnya.
Meski akan mengalami perubahan komposisi pemain khususnya penyerang, tapi PS Sleman tetap optimistis dalam menatap kompetisi yang akan datang.
“Ke depannya, PSS akan tetap dengan semangat yang sama untuk bisa tampil dengan baik, demi Sleman Fans. Yang jelas, selama kita konsisten dan berkomitmen penuh, perubahan apapun yang terjadi di tubuh PSS tak akan mengurangi kesiapan kita dalam mengarungi kompetisi di 2021,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPW PKB DIY menyalurkan paket sembako kepada warga di Semanu dan Pacarejo, Gunungkidul.
Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat.
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Kejagung menegaskan status Febrie Adriansyah tetap tersangka meski menerbitkan tiga sprindik baru terkait dugaan korupsi dan TPPU.
Menkop Ferry Juliantoro merespons isu pengadaan kipas angin Kopdes Merah Putih senilai Rp1,8 triliun dalam rapat bersama Komisi VI DPR.