Kadin Sebut Nobar Piala Dunia 2026 Putar Ekonomi Rp5,03 Triliun
Kadin mencatat Piala Dunia 2026 memicu perputaran ekonomi Rp5,03 triliun, mendorong UMKM, Horeka, hingga belanja elektronik masyarakat.
Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri (tengah) saat berfoto bersama dengan manajemen Mataram Utama FC. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah institusi pembinaan sepakbola Mataram Utama Football Academy melakukan seleksi secara virtual bagi anak-anak di DIY yang memiliki bakat bermain bola. Mereka yang berhasil lolos di kelompok pembinaan ini bakal dilatih para pemain legenda PSIM Jogja.
Mataram Utama Football Academy merupakan bagian dari Klub Mataram Utama FC yang saat ini mulai berkiprah di kancah persepakbolaan di DIY. Presiden Klub Mataram Utama FC, Dessy Arfianto menjelaskan keberadaan Mataram Utama FA sebagai upaya seleksi terhadap bibit unggul minat sepakbola dari usia dini. Karena dalam institusi ini memiliki kurikulum yang lengkap soal pembinaan sepakbola. Peserta bisa bergabung dalam tiga kelas dari usia 6-9 tahun, 10-13 tahun dan 14-17 tahun.
“Menggunakan pedoman Kurikulum Filosofi Sepakbola Indonesia, didukung pelatih berlisensi serta dukungan fasilitas sepakbola modern yang memadai," katanya, Senin (12/7/2021).
Anak-anak yang berhasil lolos masuk di akademi ini akan didampingi oleh pelatih yang mumpuni. Mereka adalah para legenda PSIM seperti Erwan Hendarwanto, Johan Arga Pramudya, Pratama Gilang Ramadhan dan Oni Kurniawan.
Ia menambahkan karena situasi masih pandemi, seleksi peserta digelar secara virtual. Calon pemain bisa membuat video menggunakan kamera ponsel dengan aktivitas passing, dribbling, shooting dan heading, boleh dengan bantuan orang lain sebagai lawan main. Adapun video tersebut berdurasi maksimal satu menit diunggah di akun instagram masing-masing dan dimention pada tiga temannya. Video tersebut akan dinilai langsung oleh para pelatih.
"Seleksi virtual dilaksanakan periode 14 sampai 20 Juli 2021 untuk KU 10-13 tahun dan 14-17 tahun. Sedang untuk KU 6-9 tahun saat ini belum dilakukan seleksi. Adapun ketentuan seleksi, follow instagram @mataramutama," ujarnya.
Para pemain di Mataram Utama FA yang beruntung akan mendapatkan beasiswa. Mereka juga dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi Piala Soeratin KU-13, 15 dan 17. "Untuk lokasi latihan kami di Lapangan Kenari," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin mencatat Piala Dunia 2026 memicu perputaran ekonomi Rp5,03 triliun, mendorong UMKM, Horeka, hingga belanja elektronik masyarakat.
Iran menangguhkan komitmennya dalam Memorandum Islamabad setelah menuding Amerika Serikat melanggar kesepakatan damai yang dimediasi Pakistan.
Banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyebabkan 450 warga mengungsi dan 60 orang sempat terjebak. Air kini mulai surut.
Kimi Antonelli merebut pole position GP Belgia 2026 dan menjadi pembalap termuda yang meraih pole di empat sirkuit ikonik Formula 1.
Pengamat keamanan siber mengingatkan siswa dan orang tua untuk membatasi informasi pribadi dalam unggahan MPLS guna mencegah penyalahgunaan data.
DPRD DIY mendorong sinkronisasi pembangunan infrastruktur lintas daerah untuk mempercepat penanganan jalan rusak, sampah, dan proyek strategis di DIY.