Laga Hidup Mati Voli U-18: Indonesia Vs Bahrain, Perebutan Posisi 9-12

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 11:17 WIB
Laga Hidup Mati Voli U-18: Indonesia Vs Bahrain, Perebutan Posisi 9-12

Foto ilustrasi voli. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Voli Putra U-18 Indonesia kembali menghadapi laga penting di AVC Boys' U18 Volleyball Championship 2026. Setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Kirgistan, skuad Garuda Muda kini mengalihkan fokus untuk menghadapi Bahrain dalam babak klasifikasi perebutan posisi 9-12.

Pertandingan yang berlangsung di Haikou Wuyuan River Gymnasium, China, pada Jumat (17/7/2026) sore WIB itu menjadi penentu langkah Indonesia dalam upaya meraih posisi terbaik pada turnamen level Asia tersebut.

Pelatih Timnas Voli Putra U-18 Indonesia, Odyk Hermanto, menilai faktor mental dan rasa percaya diri menjadi modal terpenting menghadapi Bahrain. Menurutnya, kualitas permainan lawan tidak jauh berbeda dengan sejumlah tim yang sudah dihadapi Indonesia sepanjang turnamen.

Karena itu, fokus utama tim pelatih bukan lagi pada perubahan strategi secara besar-besaran, melainkan memastikan para pemain tampil lepas dan menikmati pertandingan.

“Kami lebih fokus terhadap kesiapan dan kemantapan kepercayaan diri para pemain. Selama para pemain menikmati pertandingan, mereka pasti mampu menjalankan permainan dengan baik,” kata Odyk.

Ia mengakui sebagian besar pemain yang dibawanya masih minim pengalaman internasional. Situasi tersebut membuat proses adaptasi terhadap atmosfer kompetisi Asia menjadi tantangan tersendiri sepanjang kejuaraan.

Namun, perkembangan positif mulai terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Salah satunya saat Indonesia berhasil menundukkan Kirgistan dengan skor telak 3-0 pada Kamis (16/7/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menang dengan skor 25-23, 25-19, dan 25-13. Set pertama berlangsung cukup ketat karena Kirgistan mampu memberikan tekanan hingga poin-poin akhir. Meski demikian, para pemain Indonesia tetap mampu menjaga konsentrasi dan mengamankan kemenangan.

Memasuki set kedua, permainan Garuda Muda semakin stabil. Kombinasi serangan dan pertahanan yang lebih rapi membuat Indonesia mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga akhirnya menutup set dengan skor 25-19.

Dominasi Indonesia terlihat jelas pada set ketiga. Kirgistan kesulitan mengimbangi ritme permainan yang dibangun skuad Merah Putih sehingga Indonesia menang telak 25-13 sekaligus memastikan kemenangan tiga set langsung.

Hasil tersebut menjadi suntikan moral yang sangat penting menjelang duel melawan Bahrain.

Meski demikian, Bahrain dipastikan bukan lawan yang mudah. Tim asal Timur Tengah itu juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Arab Saudi dengan skor 3-0 pada laga klasifikasi sebelumnya.

Bahrain menang dengan skor 25-16, 25-15, dan 25-20, menunjukkan kualitas permainan yang cukup solid di semua lini.

Selain memiliki performa yang sedang menanjak, Bahrain juga unggul dalam aspek fisik. Rata-rata tinggi badan pemain mereka mencapai 183 sentimeter, yang berpotensi menjadi tantangan besar bagi Indonesia terutama dalam duel blok dan serangan cepat di dekat net.

Meski menghadapi lawan dengan postur lebih tinggi, Odyk optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan maksimal.

Menurutnya, kemenangan atas Kirgistan membuktikan bahwa para pemain mulai memahami ritme pertandingan internasional dan semakin percaya diri menjalankan instruksi tim pelatih.

“Sejak awal saya sudah menyampaikan bahwa tim ini membutuhkan lebih banyak jam terbang dan persiapan yang panjang,” ujarnya.

Ia melihat perkembangan yang cukup signifikan dari sisi mental bertanding. Para pemain dinilai mulai berani mengambil keputusan di lapangan serta mampu menjaga fokus ketika menghadapi tekanan lawan.

Laga melawan Bahrain menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa perkembangan tersebut benar-benar terjadi.

Apabila berhasil meraih kemenangan, Garuda Muda akan melaju ke pertandingan perebutan posisi kesembilan AVC Boys' U18 Volleyball Championship 2026. Sebaliknya, jika kalah, Indonesia akan bermain pada laga perebutan peringkat ke-11.

Dengan target memperbaiki posisi akhir sekaligus menambah pengalaman internasional para pemain muda, duel melawan Bahrain diperkirakan berlangsung sengit sejak awal pertandingan.

Dukungan masyarakat Indonesia juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk kembali menampilkan performa terbaik dan menjaga peluang finis di posisi sembilan besar Asia.

Pertandingan Indonesia melawan Bahrain dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB dan dapat disaksikan melalui siaran langsung Moji TV maupun layanan live streaming Vidio.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online