Astra Perkuat Desa Wisata Krebet, Dorong Regenerasi Perajin Batik Kayu
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
Ketua Panpel Piala Wali Kota Ermantino Handokomulyo (tak bertopi) bersama dengan Ketua Askot PSSI Jogja Susanto Dwi Antoro saat memberikan keterangan di Balai Kota Jogja, Kamis (4/11). (Harian Jogja/Jumali)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 15 tim sepak bola putra di Kota Jogja ambil bagian dalam Turnamen Piala Wali Kota Jogja 2021, 5-12 November 2021 mendatang di Lapangan Kenari, Kota Jogja.
Ketua Panpel Piala Wali Kota Jogja 2021 Ermantino Handokomulyo mengatakan selain akan menjadi ajang pemanasan bagi tim sepak bola putra Porda Kota Jogja jelang Porda XVI DIY 2022, turnamen juga digelar untuk mewujudkan kerinduan warga dan insan sepak bola terhadap kompetisi lokal.
"Karena selama beberapa tahun terakhir tidak ada kegiatan sepak bola karena pandemi Covid-19," katanya di Balai Kota Jogja, Kamis (4/11).
Untuk mengefektifkan waktu yang ada, Ermantino mengungkapkan pertandingan digelar dua sesi setiap hari. Untuk pertandingan pertama digelar pukul 14.00 WIB dan pertandingan kedua digelar pukul 16.00 WIB.
Adapun untuk lima belas tim yang ambil bagian di turnamen kali ini meliputi tim Porda putra Kota Jogja, Satria Akprind, Manggala, ADKY, BOM, Sinar Mataram, Simpul FC, IM, UAD, TNH, MAS, Bharata, UIN, HW UMY dan Browijoyo.
Untuk hadiah yang diperebutkan dalam turnamen kali ini adalah trofi dan uang pembinaan senilai Rp5 juta untuk gelar juara, runner-up berupa trofi dan uang pembinaan senilai Rp3 juta, peringkat ketiga berupa trofi dan uang pembinaan senilai Rp2 juta. Topskor berupa trofi dan uang senilai Rp500.000, pemain terbaik berupa trofi dan uang senilai Rp500.000 dan kiper terbaik berupa trofi dan uang senilai Rp500.000.
"Sementara skema pertandingan akan menggunakan sistem gugur. Meski menggunakan sistem gugur, ini tidak akan mengurangi esensi dari tujuan digelarnya turnamen," katanya.
Ketua Askot PSSI Jogja Susanto Dwi Antoro mengungkapkan pada turnamen kali hanya diikuti oleh pemain dengan usia antara 17-22 tahun. Meski demikian, setiap tim peserta boleh menambah dan memainkan lima pemain senior. Selain itu, pemain yang didaftarkan juga harus sudah vaksin dan pelaksanaan turnamen akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, serta turnamen digelar tanpa penonton.
"Harapannya ini sebagai prakompetisi. Karena kami ingin pada 2022, nanti sudah bisa menggelar kompetisi. Selain itu, kami juga tim Porda putra sebagai sarana uji coba tim jelang Porda mendatang," katanya.
Sementara sebagai bagian dari turnamen, juga digelar Trofeo Sepakbola Wanita yang juga memperebutkan Trofi Piala Wali Kota Jogja. Adapun peserta trofeo adalah tim sepak bola putri Porda Kota Jogja, PSW Wonosobo dan PSW Klaten. "Untuk trofeo digelar Kamis (11/11) sore," jelas Susanto. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
Berikut adalah daftar 20 prodi terfavorit di UTBK SNBT 2026 dan panduan cara cek kelulusan. Simak selengkapnya untuk langkah strategis Anda selanjutnya
Antonio Conte resmi tinggalkan Napoli setelah dua musim. Simak perjalanan prestasi Conte dan candaannya soal calon pengganti pelatih timnas Italia di sini.
Hasil SNBT 2026 diumumkan. Sebanyak 256 ribu peserta lolos PTN dari 871 ribu pendaftar dengan tingkat kelulusan 29,42 persen
Warga Kulonprogo dikejutkan paket misterius berisi mainan pocong kecil yang dikirim tanpa pesanan. Polisi imbau warga tetap tenang.
Lolos SNBT 2026? Berikut panduan lengkap daftar ulang ke PTN, mulai dari rincian dokumen yang harus disiapkan hingga tahapan prosesnya.