Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Raffi Ahmad (kanan) bersama Rahmad Darmawan (tengah)./Instagram @raffinagita1717
Harianjogja.com, BOGOR—PSIM Jogja gagal melaju ke final Liga 2 2021 setelah kalah 0-3 dari RANS Cilegon FC pada semifinal di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Senin (27/12/2021) sore. Raffi Ahmad, bos RANS Cilegon, mau menangis seusai timnya mengalahkan Laskar Mataram
Gol tim milik Raffi Ahmad dicetak oleh Bima Ragil melalui titik penalti menit ke-41 setelah penyerang RANS dijatuhkan di kotak terlarang. Setelah mencetak gol pertama, permainan RANS Cilegon berubah lebih tenang dan menguasai jalannya pertandingan. Di babak kedua, PSIM Jogja belum menemukan pola permainan yang tepat untuk menguasai jalannya pertandingan. Namun, Alfin Tuasalmony menambah keunggulan RANS Cilegon FC menit ke-65. Lima belas menit berselang, Cristian Gonzales mengunci kemenangan RANS Cilegon FC dengan skor 3-0. Hingga peluit panjang pertandingan wasit Thoriq Alkatiri, skor tetap 3-0 untuk RANS Cilegon FC.
Kemenangan itu disambut bahagia oleh Raffi Ahmad yang menyaksikan jalannya pertandingan. Suami Nagita Slavina itu bahkan hampir menangis saat RANS Cilegon FC lolos ke babak final dan dipastikan menyegel satu tempat di Liga 1.
Raffi Ahmad saat dijumpai wartawan seusai laga mengaku sangat bersyukur dengan kemenangan itu. Ia mengapresiasi seluruh kinerja tim dan langsung bersiap menghadapi babak final pada Kamis (30/12/2021) mendatang.
“Alhamdulillah terharu mau nangis rasanya campur aduk, senang banget sebenarnya masih ada perjuangan di final nanti namun bersyukur banget. Kami berusaha dan target lolos bukan di tahun ini, tetapi alhamdulilah kerja keras tim. Saya selalu bilang tidak ada superman tapi superteam dan kekuatan doa nomor satu,” kata Raffi.
Raffi juga mengungkapkan sebelum RANS Cilegon FC bertanding, RANS Cilegon FC selalu menggelar doa bersama, pengajian, dan sedekah. Ia tidak memedulikan cibiran dan pandangan sebelah mata terhadap RANS Cilegon FC. Poin terpenting RANS Cilegon bisa membuktikan bahwa sepak bola itu adalah tim dan tidak ada satu orang pun yang bisa jadi superman,
“Kami mengapresiasi coach Rahmad Darmawan dan coach Bambang Nurdiansyah. Kami sangat apresiasi kepada semua ke pemain tim, di tengah jalan kami berjodoh dengan RD dan mereka kolaborasi,” kata dia.
Ia menambahkan menargetkan yang terbaik setelah bermain di Liga 1 tahun mendatang. Ia siap memulai kembali setelah dari awal juga membentuk RANS Cilegon FC. Ia enggan membicarakan bonus pemain karena masih ada satu laga final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.