Persebaya vs PSIM Jogja, Bernardo Tavares Bidik Kemenangan di GBT

Jumali
Jumali Sabtu, 12 September 2026 21:07 WIB
Persebaya vs PSIM Jogja, Bernardo Tavares Bidik Kemenangan di GBT

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, JOGJA— Persebaya Surabaya membidik kemenangan saat menjamu PSIM Jogja pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (13/9) malam. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan timnya tidak datang dengan persiapan untuk sekadar mengamankan hasil imbang.

Pelatih asal Portugal itu mengatakan kemenangan menjadi target yang selalu dibawa Persebaya setiap kali menjalani pertandingan. Karena itu, ia meminta para pemain menunjukkan kerja keras dan keinginan yang lebih besar untuk mengamankan tiga poin.

“Kami tidak pernah mempersiapkan pertandingan untuk kalah atau seri, kami selalu mempersiapkan pertandingan untuk menang,” kata Bernardo saat konferensi pers prapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu.

Dukungan suporter juga menjadi bagian penting dari persiapan Persebaya menghadapi PSIM. Bernardo berharap Bonek dan Bonita memenuhi stadion dan memberikan dukungan sejak pertandingan dimulai hingga peluit akhir.

Menurutnya, energi dari tribun dapat membantu pemain melewati pertandingan dengan memberikan seluruh kemampuan mereka di lapangan.

“Sangat penting agar dari menit pertama hingga akhir, para pemain memberikan segalanya dan kehadiran Bonek dan Bonita akan memberi energi ekstra bagi tim,” ucapnya.

Saddil Ramdani Masih Beradaptasi

Di tengah persiapan menghadapi PSIM, kondisi Saddil Ramdani juga menjadi perhatian. Pemain sayap tersebut baru mengikuti tiga sesi latihan bersama Persebaya sehingga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekan setimnya.

Bernardo menjelaskan Saddil dapat dimainkan di kedua sisi sayap. Namun, kepastian mengenai kemungkinan tampil melawan PSIM baru akan ditentukan setelah melihat perkembangan kondisinya pada sesi latihan terakhir.

“Saddil adalah pemain sayap, dia bisa bermain di kiri atau kanan,” katanya.

Keputusan tersebut menjadi bagian dari pertimbangan Bernardo menjelang laga kandang Persebaya. Pelatih berusia Portugal itu tetap melihat kondisi pemain dalam latihan terakhir sebelum menentukan apakah Saddil akan mendapat kesempatan tampil.

Bonek dan Bonita yang Jadi Relawan

Selain mempersiapkan tim, Bernardo juga memberikan perhatian kepada sebagian Bonek dan Bonita yang tidak dapat datang langsung ke Stadion GBT. Mereka memilih menjadi relawan kemanusiaan di daerah bencana.

Bernardo mengapresiasi keputusan tersebut karena menurutnya tindakan itu menunjukkan kepedulian suporter Persebaya terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

Ia pun memastikan para pemain tetap membawa semangat untuk mereka yang tidak bisa memberikan dukungan langsung dari tribun GBT.

“Kami juga bermain untuk mereka besok dan kami berharap bisa membuat mereka bangga,” katanya.

Arief Catur Siap Berikan yang Terbaik

Dari sisi pemain, Arief Catur Pamungkas mengatakan persiapan Persebaya untuk menghadapi PSIM telah dilakukan dengan maksimal. Ia bersama rekan-rekannya berusaha memberikan kemampuan terbaik selama sesi latihan.

Catur berharap kerja keras tersebut dapat berbuah hasil positif ketika Persebaya menjalani pertandingan awal di kandang pada musim ini.

“Untuk pertandingan besok, saya dan tim sudah memberikan yang terbaik di latihan, semoga besok kami bisa memberikan hasil yang terbaik untuk laga awal di kandang ini,” kata Catur.

Persebaya pun akan memasuki pertandingan melawan PSIM dengan target yang sudah ditegaskan Bernardo, yakni meraih kemenangan. Sementara itu, dukungan Bonek dan Bonita serta kesiapan pemain seperti Saddil Ramdani menjadi bagian dari persiapan tim sebelum laga di GBT berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online