Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong mengapresiasi penampilan skuad Garuda di leg kedua final Piala AFF 2020 yang berakhir Sabtu (1/1/2022) malam WIB.
Dia menyampaikan, meskipun belum berhasil mengankat trofi juara, tetapi dirinya optimistis Indonesia punya kesempatan lebih baik ke depan, sebab dia melihat Timnas Indonesia bermain baik dan pantang menyerah.
Sebagaimana diketahui, Skuad Garuda harus mengakui kalah agregat dari Timnas Thailand dengan hasil 2—6 dalam dua leg.
Pada leg pertama yang digelar pada Rabu 29 Desember 2021 silam, anak asuh Shin Tae-yong dibungkam 0-4 oleh tim berjuluk Gajah Perang tersebut.
Dua gol Chanathip Songkrasin (2’ dan 52’), serta gol Supachok Sarachat (67’), dan Bordin Phala (83’) membuat Skuad Garuda takluk.
Pada leg kedua yang dihelat pada Sabtu (1/1/2022), Timnas Indonesia sempat mengungguli Thailand di babak pertama lewat sepakan Ricky Kambuaya (7’).
Namun sayang, Timnas Indonesia harus kebobolan dua gol di babak kedua lewat kaki Adisak Kraisorn (54’), dan Sarach Yooyen (56’). Timnas Indonesia sempat membalas lewat gol cantik Egy Maulana Vikri (80’), tetapi itu tak cukup untuk menyamakan agregat.
Berkaca dari hasil dua pertandingan itu, Shin menuturkan bahwa leg pertama tak berjalan sesuai rencananya. Akan tetapi, di leg kedua, pelatih asal Korea Selatan itu mengapresiasi kinerja para pemain karena berhasil menjalankan strateginya.
“Sudah selesai final leg pertama dan kedua final Piala AFF 2020, di leg pertama kita tidak bisa melakukan permainan yang kami inginkan. Namun, leg kedua membaik setelah leg pertama. Memang sangat-sangat bekerja keras, mereka [Timnas] melakukan permainan yang kita inginkan, jadi untuk itu saya ingin memuji para pemain kami," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.