Dovizioso Sebut Marc Marquez Belum Segarang Dulu di MotoGP 2026
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Juninho / Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — Pemain asing PSS Sleman Juninho (Eduardo Jose Barbosa) memilih Sportvis Injection untuk proses penyembuhan cedera yang dialaminya. Pemilihan Sportvis Injection bukan tanpa alasan, sebab, pemain asal Brasil ini masih ingin membela PSS hingga akhir musim.
“Proses injeksi akan kita lakukan secepatnya agar proses pemulihannya lebih cepat dan siap tampil kembali," kata dokter tim PSS, Feras Ardiles Muhammad, Selasa (8/2/2022).
Menurut Feras, cedera yang dialami oleh pemain yang akrab dipanggil Juninho tersebut saat PSS melawan Persebaya. Cedera yang dialami terjadi karena sprint explosive bukan karena benturan.
“Setelah kejadian tersebut, dua hari kemudian tim medis melakukan MRI didapatkan robekan pada otot adduktornya sepanjang kurang lebih 2 cm,” jelasnya.
Untuk menyembuhkan cederanya, Feras pun memberikan pemilihan pengobatan kepada Juninho, yakni sportvis injection dan platelet rich plasma (prp) injection. Sportvis Injection lebih cepat membuat Juninho kembali bermain.
“Kita prediksi sekitar 6 minggu Juninho sudah siap tempur. Namun sportvis memiliki kelemahan yaitu, jaringan otot baru tidak seelastis ketika proses alamiah,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh dan kondusivitas Papua serta menyampaikan aspirasi secara damai
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.