Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Al Rihla - Adidas
Harianjogja.com, JOGJA—FIFA resmi meluncurkan nama dan desain bola yang akan digunakan pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar. Bola yang dinamai Al Rihla tersebut merupakan bola ke-14 yang dibuat Adidas sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.
Al Rihla diambil dari bahasa Arab yang berarti perjalanan. Nama tersebut merepresentasikan perjalanan Piala Dunia bersama Al Rihla di seluruh kolong langit.
BACA JUGA : Pamit dari Persebaya, Bruno Moreira Akan Bermain di Liga Yunani
Bola Piala Dunia 2022 hasil karya Adidas ini memiliki desain berbentuk panel yang serba baru. Bentuk panel terinspirasi oleh perahu dhow tradisional yang digambar dengan karakteristik layar segitiga dengan total ada 20 panel.
Adidas juga menyematkan corak warna spesial pada Al Rihla. Bukan sembarang pasang, corak solid berwarna biru, merah, kuning, yang disematkan di bola ini merupakan representasi pemandangan lampu malam di Doha, Qatar.
Menariknya, Al Rihla adalah bola Piala Dunia pertama yang dibuat secara eksklusif dengan tinta dan lem berbahan dasar air.
Direktur Pemasaran FIFA, Jean-Francois Pathy mengatakan Al Rihla merupakan bola pertandingan resmi yang menakjubkan, ramah lingkungan, serta berkualitas tinggi.
"Bola ini akan dinikmati oleh para bintang yang tampil di puncak permainan mereka di panggung terbesar dunia di Qatar, serta pemain sepak bola di mana pun," kata Jean-Francois Pathy.
Al Rihla memiliki fitur yang disebut dengan CRT CORE. Fitur ini diklaim dapat memberikan kecepatan, akurasi, dan konsistensi sehingga tetap presisi saat bergerak cepat.
BACA JUGA : Ruud van Nistelrooy Jadi Pelatih PSV Eindhoven
Selain itu, bola ini juga memiliki Speedshell yang merupakan kulit bertekstur dengan bentuk panel yang terdiri dari 20 bagian.
Panel didesain dengan tekstur makro dan mikro. Desain ini diklaim dapat meningkatkan akurasi, stabilitas penerbangan, dan kemampuan bola terbang melengkung. Saat bola melaju semakin cepat, akurasi dan stabilitas menjadi sangat penting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.