Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Arema FC memastikan tidak akan mengendurkan permainan saat menghadapi PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/5/2026) sore. Meski kompetisi tinggal menyisakan satu pertandingan, Singo Edan tetap memburu kemenangan demi memperbaiki posisi klasemen akhir.
Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, mengatakan timnya ingin menutup musim dengan hasil manis di depan suporter sendiri.
“Kami ingin memberikan yang terbaik dan hal positif bagi suporter Arema,” ujar Santos dalam keterangan resmi klub, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, laga melawan PSIM bukan sekadar pertandingan formalitas penutup musim. Ia ingin anak asuhnya tetap menjaga mental kompetitif sekaligus mempertahankan momentum positif yang sedang dimiliki tim.
“Kami harus berusaha memberi performa terbaik untuk menutup kompetisi dengan baik, serta mencoba naik posisi di klasemen,” katanya.
Kepercayaan diri Arema FC meningkat setelah pada pekan sebelumnya berhasil menang meyakinkan 5-2 atas PSBS Biak di kandang lawan. Hasil tersebut menjadi modal penting menghadapi PSIM pada laga pamungkas musim ini.
Saat ini Arema FC berada di posisi kesembilan klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 45 poin dari 33 pertandingan.
Tim asal Malang itu mencatatkan 12 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 12 kekalahan sepanjang musim berjalan.
Arema hanya terpaut tiga poin dari Bali United yang berada di posisi kedelapan. Karena itu, kemenangan atas PSIM Jogja masih membuka peluang bagi Singo Edan untuk menutup musim di papan tengah klasemen.
Di sisi lain, PSIM Jogja datang dengan motivasi serupa. Klub asal Jogja tersebut juga mengoleksi 45 poin, tetapi kalah selisih gol dari Persita dan Arema FC sehingga berada di peringkat ke sebelas.
Situasi itu membuat duel kedua tim diprediksi berlangsung sengit karena sama-sama memburu posisi lebih baik di klasemen akhir.
Selain soal posisi, laga ini juga menyimpan misi tersendiri bagi Arema FC. Pada pertemuan pertama di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/8/2025), kedua tim bermain imbang 1-1.
Saat itu Arema sempat unggul lewat penalti Dalberto Luan Belo pada menit ke-41. Namun kemenangan buyar setelah Roberto Pimenta Vinagre Filho mencetak gol bunuh diri pada menit ke-88.
Hasil imbang dramatis tersebut masih membekas bagi skuad Singo Edan. Bermain di depan pendukung sendiri menjadi kesempatan bagi Arema untuk membalas kegagalan meraih kemenangan pada pertemuan pertama musim ini.
Pertandingan antara Arema FC melawan PSIM Jogja dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.30 WIB di Stadion Kanjuruhan.
Laga ini diperkirakan menjadi salah satu duel penutup musim yang menarik karena kedua tim sama-sama masih memiliki peluang memperbaiki posisi akhir di klasemen Super League 2025/2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.