Bajaj Pilih Amerika Latin untuk Debut Motor Listrik Baru
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Pembalap RNF MotoGP Racing Andrea Dovizioso - MotoGP.com
Harianjogja.com, JOGJA — Untuk kali pertama, pabrikan motor asal Jepang, Yamaha tidak akan memiliki tim satelit pada ajang MotoGP 2023.
Hal ini menyusul keputusan dari tim satelit Yamaha musim ini, RNF MotoGP Racing yang akan berpindah ke Aprilia pada musim 2023.
"Tentu saja, ini tidak pernah menyenangkan ketika berada di akhir hubungan. Kami hanya punya sampai akhir musim dan kami akan tetap menjadi partner bersama RNF. Tapi, mereka telah mengambil keputusan untuk bersama Aprilia untuk masa depan," ujar Managing Director Yamaha MotoGP, Lin Jarvis.
Lin Jarvis mengaku menghargai keputusan dari RNF, meskipun dirinya sedikit terkejut ketika mendengar kabar tersebut.
"Kami hanya akan memiliki dua motor di grid tahun depan. Seperti yang saya katakan, hingga sekarang kami selalu memiliki tim satelit. Tapi kenyataannya, di paddock MotoGP setiap tim memiliki kontrak dengan pabrikan. Jadi, untuk saat ini tidak ada alternatif," kata Lin Jarvis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Crash
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"