Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Marc Marquez/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA — Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig menyatakan operasi humerus tangan kanan Marc Marquez di Mayo Clini, Minnesota, Amerika Serikat, berjalan lancar. Meski demikian, Marquez tidak akan balapan dalam waktu dekat. Sebab, Marquez butuh waktu untuk pemulihan.
“Operasi berjalan dengan baik, Dr. Sanchez Sotelo sangat senang dan Marc sekarang kembali ke Spanyol. Dia akan memulai pemulihannya secara perlahan, mengikuti instruksi dokter,” ucap Puig dikutip laman Motosan, Rabu (8/6/2022).
“Kami sangat senang dia kembali ke rumah dan Anda dapat mulai memikirkan pemulihan humerus kanan Anda. Sangat menyenangkan ketika Anda bisa pulang dengan cepat dari rumah sakit, yang membatasi waktu Anda jauh dari rumah,” lanjutnya.
“Dokter mengatakan bahwa Marc perlu menjalani pemeriksaan rutin bersama Dr. Samuel Antuña di Spanyol. Kedua tim medis bekerja sama secara erat, dan ini sangat penting,” ungkap Puig.
“Mereka akan mengevaluasi situasi setiap dua atau tiga minggu atau lebih. Prioritasnya sekarang adalah penyembuhan tulang dan menghindari komplikasi besar,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.