Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Aremania - Antara/Ari Bowo Sucipto
Harianjogja.com, JOGJA — Laga Arema FC di pekan kedua BRI Liga 1 2022 menghadapi PSIS Semarang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 30 Juli 2022 mengalami perubahan waktu kick off.
Jika sebelumnya berdasarkan jadwal awal kick off dilakukan pukul 16.00 WIB, dijadwal baru pertandingan akan memulai kick off pada 20.30 WIB.
“Ya, kami baru saja menerima circular perubahan jadwal pertandingan. Jadi ada perubahan waktu kick off di pekan kedua antara Arema FC melawan PSIS, di jadwal baru menjadi 20.30 WIB,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji, dikutip dari laman resmi Arema FC, Selasa (26/7/2022).
Dalam circular perubahan jadwal yang diterima oleh manajemen Arema FC, alasan perubahan waktu kick off tersebut karena adanya penyesuaian jadwal. “Alasannya adalah penyesuian jadwal,” tambah Sudarmaji.
Laga kontra PSIS Semarang adalah pertandingan kedua yang dijalani oleh Arema FC di BRI Liga 1 2022, di pertandingan perdana tim Singo Edan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.