Indonesia Imbang dengan Malaysia, Begini Skenario ke Final
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Paul Munster / Instagram - Bruneifootball
Harianjogja.com, JOGJA — Sempat dikabarkan bakal menangani Persib Bandung, Paul Munster justru resmi diperkenalkan sebagai Direktur Teknik FA Brunei Darussalam.
Kepastian mantan pelatih Bhayangkara FC itu menjadi Dirtek Brunei Darussalam diungkapkan langsung melalui akun instagram Federasi Sepak Bola Brunei Darussalam (FABD).
“Menyambut Paul Munster sebagai Direktur Teknik kami yang baru! Munster adalah mantan pemain sekaligus pelatih di sejumlah klub Eropa dan Asia. Dia juga mantan Direktur Teknik Minerva Punjab FC, dan klub yang dia latih terakhir adalah klub sepak bola Indonesia Bhayangkara FC," tulis keterangan FABD dalam Instagramnya yang dilihat, Kamis (18/8/2022).
"Ditanya tentang masa jabatan barunya dengan FABD, Munster berusia 40 tahun, itu antusias membantu meningkatkan sepak bola Brunei Darussalam. Dia juga menantikan untuk bekerja sama dengan pemangku kepentingan dalam membawa olahraga ini yang lebih tinggi. Acara penandatanganan diadakan lebih awal hari ini untuk pengangkatan resmi Munster," lanjut FABD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
10 iPhone lawas yang masih layak dipakai pada 2026, lengkap dengan spesifikasi dan kisaran harga bekas per September.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 lengkap dari latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga balapan utama. Cek jam tayangnya dalam WIB.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.