MK Larang Dana Pendidikan Biayai MBG Mulai 2028, Ini Dampaknya
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Persita vs PSIS / IG : Persita.official
Harianjogja.com, SEMARANG -- PSIS Semarang terus memaksimalkan waktu jeda kompetisi momen FIFA match day untuk memperbaiki sejumlah evaluasi yang sudah dicatat tim pelatih. Tidak hanya sisi fisik pemain, Laskar Mahesa Jenar juga memoles sektor pertahanan.
Transisi dari bertahan ke menyerang dan menyerang ke bertahan menjadi salah satu perhatian. Caretaker PSIS, Achmad Resal Octavian mengakui timnya masih sering keteteran saat mengantisipasi serangan balik dari lawannya.
Tak heran jika kemudian tim yang berkandang di Stadion Jatidiri Semarang ini kerap kebobolan lewat serangan balik yang dilakukan sang lawan. “Tim sudah cukup enak dalam aktivitas menyerang. Namun anak-anak sering terlambat saat transisi ke pertahanan. Dan di jeda kompetisi ini, kita terus benahi bagaimana kita menyerang cepat dan juga bertahan dengan cepat,” tegas Resal, dikutip dari Liga Indonesia Baru, Senin (26/9/2022).
Dia menguraikan bahwa jeda dua pekan digunakan dengan dua materi yang berbeda per pekannya.
"Kita punya waktu persiapan dimana pekan pertama kita maksimalkan untuk fokuskan ke fisik, lalu di pekan kedua masuk dalam persiapan taktik menghadapi pekan ke-11 dimana kita akan menghadapi Bhayangkara FC," ucapnya lagi.
PSIS sendiri punya waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan diri guna melawan Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri Semarang. Meski kompetisi kembali akan diputar pada Kamis (29/9/2022), namun Taisei Marukawa dkk baru akan bertanding pada Minggu (2/10/2022).
Tim dengan warna kebesaran biru ini tentunya bertekad kuat untuk dapat menambah tiga poin guna mendongkrak posisi di klasemen sementara. Saat ini PSIS masih ada di papan tengah tepatnya di peringkat 12 dari 18 kontestan dengan mengumpulkan nilai 11 hasil dari tiga kali menang, dua kali imbang dan lima kali kalah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.
Pemerintah kembali membuka war tiket Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Sebanyak 8.100 peserta ditargetkan hadir pada 17 Agustus 2026.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.