Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Bodhi Ratana Teja Gotama / PBSI
Harianjogja.com, JOGJA--Pebulutangkis tunggal putra junior Indonesia, Bodhi Ratana Teja Gotama sukses memulangkan unggulan kelima turnamen bulutangkis Indonesia International Challenge (IIC) 2022, Anirudh Janardhanan.
Bodhi menang atas wakil India itu dengan rubber game 21-5, 18-21, 21-12 di Gor Amongrogo, Jogja, Rabu (28/9/2022) siang.
"Di gim pertama saya bisa memainkan pola dan tempo saya dari awal sampai akhir. Di gim kedua, permainan saya mengendur, mulai banyak mati-mati sendiri dan akhirnya kurang percaya diri. Fokusnya juga agak hilang," kata Bodhi, dalam keterangan tertulis.
"Di gim ketiga, pelatih bilang untuk bermain lebih sabar, menunggu dulu baru ketika ada kesempatan dimanfaatkan untuk balik menyerang. Sayang tadi harusnya saya bisa menang dua gim, ada tegang juga," lanjut Bodhi.
Bodhi yang akan memperkuat tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2022 bulan Oktober mendatang, mengatakan bahwa targetnya adalah naik podium.
"Di sini saya mendapat banyak pengalaman. Bagus untuk sparring karena lawannya kan senior-senior," ungkap Bodhi.
"Saya berharap bisa naik podium di ajang ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.