Final Panas Lawan Thailand Jadi Ujian Harga Diri Garuda
Indonesia vs Thailand di final AFF Futsal 2026 jadi ajang pembuktian, Garuda bidik juara beruntun dan hapus stigma lama.
Alvaro Bautista berselebrasi setelah mengunci gelar Juara Dunia WSBK 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, KEK Mandalika, Minggu (13/11/2022)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Pembalap Ducati Aruba.it Racing Alvaro Bautista menjadi juara dunia World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, berikut profilnya.
Alvaro Bautista, pembalap Ducati Aruba.it Racing, resmi menjadi juara dunia World Superbike (WSBK) seusai Race 2 di Sirkuit Mandalika, Minggu (13/11/2022).
Alvaro Bautista finis di posisi kedua WSBK Mandalika, di belakang Toprak Razgatlioglu.
Hasil itu cukup untuk membuat Bautista mengangkat gelar juara dunia WSBK musim 2022.
Bautista unggul 66 poin atas Toprak dengan total 487 angka. Poin itu tak mungkin terkejar lagi dengan satu seri tersisa di WSBK Australia pekan depan.
BACA JUGA: Penonton Mulai Padati Final Race WSBK Mandalika 2022
Ini adalah gelar WSBK pertama Alvaro Bautista, sekaligus mematahkan dominasi Toprak yang merupakan juara bertahan kompetisi ini.
Profil Alvaro Bautista
.jpg)
Alvaro Bautista lahir di Talavera de la Reina, Spanyol, pada 21 November 1984. Dia mengatakan, sejak usia tiga tahun dirinya sudah belajar mengendarai sepeda motor.
Bautista pun mengikuti kejuaraan balap junior dan menyabet posisi runner-up saat usianya baru delapan tahun. Gelar juara junior disabet Bautista pada usia 11 tahun.
Bakat besar Bautista di dunia balap membawanya tampil di Grand Prix (GP) kelas 125cc pada 2003 bersama tim Aprilia.
Hanya butuh tiga tahun sejak debut, pada 2006 Bautista menyabet gelar juara dunia GP 125cc.
Mulai saat itu ia pun naik ke kelas 250 CC sebelum menembus MotoGP pada 2010 di tim Suzuki.
Meski bergelimang prestasi di level 125 CC dan 500 CC, performa Bautista tak terlalu menonjol di MotoGP.
Alih-alih juara, Bautista justru kerap mengalami kecelakaan hingga membuatnya cedera. Cedera paling terkenal yang ia alami barangkali adalah pada MotoGP Qatar 2011 yang membuatnya patah tulang.
Pada 2013 Bautista juga pernah terlibat kecelakaan seusai bersenggolan dengan Valentino Rossi yang merupakan rekan setimnya kala itu di MotoGP Italia.
Ada beberapa tim yang dibela Bautista di MotoGP, antara lain Suzuki (2010-2011), Honda (2012-2014), Aprilia (2015-2016), dan Ducati (2017-2018).
BACA JUGA: WSBK Mandalika 2022: Bautista Bisa Rayakan Gelar Juara di Indonesia
Dia kemudian banting setir ke WSBK pada 2019 bersama tim Ducati Aruba.it Racing. Di kelas WSBK Bautista menemukan kembali performa terbaiknya.
Betapa tidak, Bautista meraih 11 kemenangan beruntun hingga menyabet runner-up WSBK 2019.
Performa apik Bautista berlanjut pada 2020 dan 2021 meski gagal juara dalam dua musim tersebut.
Kini pada WSBK 2022 pembalap 37 tahun itu akhirnya melengkapi lemari pialanya dengan gelar juara dunia yang ia dapatkan di Sirkuit Mandalika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pelantikan 35 kepala sekolah di Kulonprogo membuat defisit guru bertambah menjadi 778 orang karena kepsek berasal dari kalangan guru.
Bulog akan melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk bahan baku tepung dengan harga minimum Rp11.000 per kilogram.
Erupsi Gunung Anak Krakatau berakhir setelah 25 jam. Warga Pulau Sebesi diminta tetap waspada dan menghindari informasi hoaks.
KPK memeriksa lima saksi baru dalam kasus dugaan gratifikasi eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.