Setelah 10 Tahun Menunggu, Ronaldo Akhirnya Menikahi Georgina
Cristiano Ronaldo resmi menikahi Georgina Rodriguez dalam upacara sipil di Cascais, Portugal, Selasa (11/8). Kelima anak hadir. Pernikahan berlangsung empat har
Jorge Martin/Instagram: 89jorgemartin
Harianjogja.com, JOGJA—Jorge Martin berada di posisi ideal untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Aprilia Racing itu memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 31 poin atas pesaing terdekatnya. Namun di tengah peluang besar tersebut, Martin justru mengaku tidak terlalu memikirkan gelar juara dunia.
Pembalap asal Spanyol yang dijuluki Martinator itu menegaskan fokus utamanya saat ini bukanlah mengejar mahkota juara dunia kedua, melainkan terus meraih kemenangan dan membantu pengembangan motor Aprilia.
"Saya sudah menjadi juara dunia. Saya hanya ingin terus meraih kemenangan," ujar Martin seperti dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (12/8/2026).
Pernyataan tersebut cukup mengejutkan mengingat Martin saat ini menjadi favorit utama dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Hingga seri Inggris di Silverstone, ia mengoleksi 240 poin dan nyaman di puncak klasemen.
Keunggulan Martin bahkan cukup signifikan dibandingkan rekan setimnya di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, yang menempati posisi kedua dengan 209 poin. Sementara Ai Ogura berada di peringkat ketiga dengan 203 poin dan Marc Marquez menguntit di posisi keempat dengan 200 poin.
Fokus pada Pengembangan Motor
Martin menjelaskan bahwa pendekatannya terhadap balapan kini telah berubah dibanding beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya ia selalu terobsesi untuk memimpin dan memenangkan setiap balapan, kini ia lebih menikmati proses pengembangan diri dan motor yang ditungganginya.
"Menjadi yang teratas atau tidak, saya tidak terlalu peduli. Apa yang saya inginkan sekarang adalah terus melakukan pengembangan terhadap motor," katanya.
Menurut Martin, perubahan pola pikir tersebut justru membuat performanya semakin konsisten sepanjang musim ini. Ia merasa lebih tenang dalam menghadapi setiap balapan dan tidak lagi terbebani tekanan untuk selalu berada di depan.
"Dua tahun lalu saya selalu ingin berada di posisi terdepan dan itu menguras banyak energi. Sekarang saya hanya fokus menjadi Jorge yang lebih baik. Hasilnya, kami melakukan hal-hal yang tepat dan saya memimpin klasemen," ujarnya.
Kepercayaan diri Martin semakin meningkat setelah tampil impresif pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone.
Pembalap berusia 28 tahun itu sukses meraih pole position dan memenangkan Sprint Race sebelum akhirnya finis di posisi kedua pada balapan utama. Ia hanya kalah dari Raul Fernandez yang tampil dominan bersama Trackhouse Racing.
Meski gagal mengamankan kemenangan Grand Prix, Martin tetap puas dengan hasil yang diraih karena mampu memperlebar jarak di klasemen.
"Hasil positif yang saya dapat adalah terus berjuang untuk menang sepanjang balapan. Itu menambah kepercayaan diri saya," katanya.
Balapan Silverstone juga menjadi momen bersejarah bagi Aprilia karena berhasil menyapu bersih podium. Raul Fernandez finis pertama, Jorge Martin di posisi kedua, dan Marco Bezzecchi melengkapi dominasi pabrikan asal Noale tersebut di posisi ketiga.
Berkat hasil itu, keunggulan Martin di klasemen bertambah dari 14 poin menjadi 31 poin.
"Saya memiliki kepercayaan diri yang tinggi terhadap diri saya sendiri dan kepercayaan penuh terhadap tim," ujar Martin.
Sikap tenang Martin juga terlihat di tengah kepastian masa depannya. Juara dunia MotoGP 2024 itu dipastikan tidak akan memperkuat Aprilia pada musim 2027.
Martin telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Yamaha Monster Energy dan akan menjadi bagian dari tim pabrikan Yamaha mulai musim 2027 hingga 2028. Ia diproyeksikan berduet dengan Ai Ogura dalam proyek kebangkitan Yamaha di MotoGP.
Meski demikian, Martin menegaskan komitmennya terhadap Aprilia tetap penuh hingga akhir musim 2026. Ia masih ingin membantu pengembangan motor dan memberikan hasil terbaik bagi tim yang telah membawanya kembali ke jalur perebutan gelar.
Pendekatan yang lebih santai namun tetap kompetitif itu justru membuat Martin semakin berbahaya bagi para rivalnya. Dengan sembilan seri tersisa dan keunggulan 31 poin di klasemen, peluang Martin untuk meraih gelar juara dunia MotoGP keduanya semakin terbuka lebar.
Ironisnya, saat Martin mengaku tidak terlalu memikirkan gelar juara dunia, performanya justru menunjukkan bahwa ia adalah kandidat terkuat untuk mengangkat trofi MotoGP 2026 pada akhir musim nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cristiano Ronaldo resmi menikahi Georgina Rodriguez dalam upacara sipil di Cascais, Portugal, Selasa (11/8). Kelima anak hadir. Pernikahan berlangsung empat har
Film Ketok Mejik tayang 13 Agustus 2026. Ananta Rispo, Tarra Budiman, Dodit Mulyanto bintangi komedi horor tentang bengkel terbelit utang dan palu sakti. Cek si
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
MotoGP Aragon 2026 digelar 28-30 Agustus. Veda Ega Pratama datang dengan modal finis P9 di Silverstone. Simak jadwal lengkap dan prediksi persaingan Moto3 di si
Google Gemini resmi tembus 1 miliar pengguna aktif bulanan, menjadi produk tercepat dalam sejarah perusahaan. 63% pengguna bicara langsung dengan AI. Simak pers
MotoGP sedang mengkaji penerapan jendela transfer ala sepak bola untuk mengatur perekrutan pembalap. Langkah ini muncul setelah 80% kursi 2027 terisi sebelum mu