Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Iwan Budianto (kiri) bersama Edy Rahmayadi dan Joko Driyono (kanan)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Iwan Budianto meminta Komite Pemilihan (KP) menghapus namanya dari daftar calon Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/1/2022), Iwan mengatakan ia tidak mencalonkan diri dan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023-2027.
"Seperti janji saya sebelumnya, saya tidak ingin mencalonkan dan dicalonkan kembali menjadi Exco PSSI periode 2023-2027," kata Iwan.
Iwan menjelaskan, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pemilik suara PSSI yang sudah mendaftarkan dirinya ke Komite Pemilihan untuk kembali maju sebagai Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Namun, ia telah memutuskan untuk tidak lagi masuk dalam bursa pemilihan tersebut. Ia telah mengirimkan surat resmi kepada Komite Pemilihan terkait permintaannya untuk menghapus nama dalam daftar calon Waketum PSSI periode 2023-2027.
"Saya sudah berkirim surat dan meminta Komite Pemilihan untuk menghapus nama saya sebagai calon Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027," ujarnya.
Komite Pemilihan (KP) PSSI telah mengumumkan total 100 nama yang bakal menduduki kursi-kursi di Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023-2027. Dari total 100 nama tersebut, ada lima orang yang merupakan bakal calon ketua umum dan 17 bakal calon wakil ketua umum.
Sejumlah nama dalam bakal calon ketua umum adalah AA La Nyalla Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Erick Thohir dan Fary Djemy Francis.
Sementara untuk nama bakal calon wakil ketua umum, di antaranya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Ratu Tisha Destria, sekretaris jenderal perempuan pertama PSSI, termasuk Iwan Budianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.