Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Marc Marquez/Reuters
Harianjogja.com, AALST—Marc Marquez akan menepati janjinya bertahan di tim Repsol Honda hingga kontraknya berakhir, 2024 mendatang. Pada sisa waktu bersama dengan Repsol Honda, Marc ingin merah gelar juara.
BACA JUGA: Marc Marquez Resmi Absen di MotoGP Argentina
"Saya masih bersama Honda selama dua tahun, mereka sangat menghormati saya sepanjang karier saya dan terutama saat saya cedera," ujar Marquez dilansir dari Corsedimoto.
"Impian saya adalah untuk menang lagi dengan Honda. Saya menang bersama mereka, kami menderita bersama dan sekarang saya ingin menang lagi bersama mereka," tekad Marquez.
"Logikanya ada banyak faktor, baik di dalam maupun di luar lintasan, dan disinilah kita semua harus mendayung ke arah yang sama untuk maju," terangnya.
Sejak bergabung dengan tim Honda pada 2013, Marquez telah meraih enam trofi juara dunia MotoGP. Namun, sejak mengalami cedera, Marquez seperti kehilangan hasrat membalap. Sejumlah spekulasi pun muncul terkait dengan kemungkinan Marquez dari tim Repsol Honda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.