Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Presiden Peru Pedro Castillo keluar dari Kongres setelah upacara pelantikannya, di Lima, Peru 28 Juli 2021. REUTERS/Angela Ponce/File Foto
Harianjogja.com, SOLO—Peru batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 yang akan diselenggarakan pada 10 November-2 Desember 2023 mendatang. FIFA dalam pernyataan resminya mengatakan pembatalan itu disebabkan karena masalah infrastruktur yang belum siap.
"Langkah [pembatalan] itu dilakukan mengingat ketidakmampuan negara tuan rumah memenuhi komitmennya untuk melengkapi infrastruktur yang dibutuhkan untuk menggelar turnamen. Meskipun hubungan kerja yang sangat positif antara FIFA dan FPF, telah ditentukan bahwa sekarang tidak ada cukup waktu untuk mengamankan investasi yang diperlukan dan menyelesaikan pekerjaan yang diperlukan dengan pemerintah Peru sebelum tanggal dimulainya turnamen,” kata FIFA pada Senin (3/4/2023) malam.
BACA JUGA : Resmi, Peru Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Namun menanggapi hal ini, pemerintah Peru membantah negaranya batal menjadi tuan rumah karena masalah ketidaksiapannya dalam hal infrastruktur. Menteri Pendidikan Peru Oscar Becerra menyebut batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di negara karena bencana alam yang baru saja terjadi.
Sehingga saat ini Peru sedang memprioritaskan pemulihan wilayah karena banjir besar hingga tanah longsor. Per 27 Maret 2023, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Ocha) dan Pusat Pendugaan, Pencegahan, dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Peru (Cenepred Peru) melaporkan kerugian yang diterima Peru akibat bencana alam tersebut. Setidaknya ada 71 korban jiwa, 131.000 orang terdampak, 54.000 rumah rusak, hingga 144 jembatan hancur di penjuru Peru.
"Kami menolak pernyataan FIFA yang menyatakan kami tidak mampu memenuhi komitmen kami. Saya ingin mengklarifikasi bahwa ada perbedaan antara ketidakmampuan dan prioritas," ujar Becerra dikutip dari La Republica.
Oscar pun mengatakan bahwa pihaknya sempat me-lobby FIFA namun hal itu tidak mendapat hasil yang memuaskan. "Kami menawarkan untuk menggelar Piala Dunia U-17 di Lima dan Callao, di mana kami mengusulkan empat stadion. Kami bahkan akan bekerja saat ini agar infrastrukturnya siap. Sayangnya, FIFA memprioritaskan untuk menggelar turnamen di kota-kota yang awalnya ditunjuk, yang tidak mungkin karena kerusakan material," tandas Becerra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.