Serangan Siber Sasar 3 Fasilitas Bank Darah di Prancis
Serangan siber mengubah pengaturan suhu tiga fasilitas bank darah di Prancis. Sistem alarm berhasil mencegah kerusakan plasma dan produk darah.
Keisuke Honda/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia rupanya bukan menjadi salah satu negara yang menarik bagi mantan pelatih Kamboja, Keisuke Honda.
Sebab, pelatih asal Jepang itu menyatakan jika nama Indonesia tidak masuk dalam list negara yang membuatnya ingin menangani tim.
BACA JUGA: Keisuke Honda Kembali ke Belanda
“Saya sebagai pelatih tertarik menangani Oman, Selandia Baru, Uni Emirat Arab, Thailand, dan beberapa negara lain yang ingin bermain di Piala Dunia 2026,” urai cuit Honda melalui akun Twitternya dilihat Minggu (14/5/2023).
Padahal, Indonesia berpeluang menggaet Keisuke Honda setelah kontrak Shin Tae-yong berakhir pada akhir 2023. Hingga kini, belum ada kepastian soal perpanjangan kontrak dari Shin Tae-yong.
“Proyek di Kamboja yang dimulai 2018 telah berakhir. Saya tak sanggup menyelesaikan turnamen terakhir dengan hasil memuaskan. Namun, saya akan menggunakan rasa frustrasi ini pada lain waktu,” ujar Honda.
“Para pemain Kamboja harus tahu apa yang seharusnya merekan lakukan. jadi, saya sangat menantikan kiprah mereka pada masa mendatang. Terima masih kepada semuanya atas dukungan selama 5 tahun ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan siber mengubah pengaturan suhu tiga fasilitas bank darah di Prancis. Sistem alarm berhasil mencegah kerusakan plasma dan produk darah.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.