BIGBANG hingga Maroon 5 Siap Tampil di Jakarta International Stadium
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
Kozo Tashima/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan menuju kursi Presiden FIFA periode berikutnya mulai memunculkan penantang baru. Presiden Kehormatan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Kozo Tashima, resmi menyatakan akan maju dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
Keputusan tersebut membuat Tashima berpeluang bersaing dengan Presiden FIFA saat ini, Gianni Infantino, yang berencana mempertahankan jabatannya. Pencalonan Tashima juga menjadi perhatian karena ia merupakan tokoh sepak bola pertama asal Jepang yang maju dalam pemilihan pimpinan tertinggi organisasi sepak bola dunia tersebut.
Tashima, 68, menyatakan pencalonannya mendapat dukungan penuh dari JFA. Melalui langkah itu, ia ingin membawa nilai-nilai yang selama ini dijunjung sepak bola Jepang ke tingkat internasional, terutama kejujuran, integritas, dan standar etika yang tinggi.
Mengutip laporan AFP, Tashima menegaskan bahwa pencalonannya bukan semata-mata untuk memenangkan persaingan. Ia ingin mendorong FIFA kembali memperhatikan prinsip-prinsip integritas dalam menjalankan organisasi.
"Yang penting adalah berbagi dengan dunia tentang integritas yang telah dibangun sepak bola Jepang selama bertahun-tahun," ujarnya.
Pencalonan Tashima berlangsung ketika kepemimpinan FIFA di bawah Infantino mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Salah satu persoalan yang disinggung Tashima adalah keputusan FIFA terkait pemain tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, menjelang Piala Dunia 2026.
Tashima mempertanyakan keputusan FIFA yang mencabut hukuman larangan bermain satu pertandingan terhadap Balogun. Keputusan tersebut menjadi perhatian setelah muncul dugaan adanya intervensi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Selain persoalan Balogun, Tashima juga menyoroti pembatasan perjalanan yang diberlakukan otoritas Amerika Serikat terhadap tim nasional Iran untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi bagian dari hal-hal yang perlu diperhatikan FIFA dalam menjaga integritas sepak bola internasional.
Kritik Tashima menunjukkan bahwa isu tata kelola dan hubungan antara sepak bola dengan kepentingan politik turut menjadi perhatian dalam persaingan menuju pemilihan presiden FIFA.
Tashima bukan sosok baru dalam pengelolaan sepak bola internasional. Sebelum berkiprah di organisasi, ia pernah menjadi pemain tim nasional Jepang dan kemudian melanjutkan karier sebagai pelatih.
Ia juga pernah menempuh pendidikan di German Sport University Cologne. Pengalaman tinggal dan belajar di Jerman memberinya perspektif berbeda mengenai peran sepak bola dalam kehidupan masyarakat.
Setelah kembali ke Jepang, Tashima terlibat dalam pengembangan sepak bola melalui JFA. Ia kemudian menempati sejumlah posisi penting di organisasi tersebut hingga terpilih sebagai presiden pada 2016.
Selama memimpin JFA pada periode 2016-2024, Tashima juga terlibat dalam pengelolaan sepak bola di tingkat internasional. Ia tercatat menjadi anggota Dewan FIFA sejak 2015 dan pernah menduduki posisi di lingkungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden JFA pada 2024, ia ditetapkan sebagai presiden kehormatan asosiasi tersebut. Pengalaman panjang di organisasi sepak bola nasional dan internasional menjadi bagian dari latar belakang pencalonannya.
Meski telah menyatakan maju dan memperoleh dukungan JFA, Tashima masih harus memenuhi persyaratan untuk dapat masuk dalam daftar resmi kandidat. Setiap calon presiden FIFA wajib memperoleh nominasi dari sedikitnya lima asosiasi anggota FIFA.
Tenggat pengajuan nominasi ditetapkan pada 18 November 2026. Setelah itu, calon juga harus melewati proses pemeriksaan kelayakan sebelum dapat mengikuti pemilihan.
Tashima bukan satu-satunya tokoh yang menyatakan akan menantang Infantino. Mantan bek Tottenham Hotspur, Ramon Vega, lebih dahulu mengumumkan niatnya untuk maju dalam pemilihan tersebut.
Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di Rabat, Maroko. Sebanyak 211 asosiasi anggota FIFA memiliki hak suara untuk menentukan pemimpin organisasi sepak bola dunia itu.
Di sisi lain, Infantino telah memimpin FIFA sejak 2016 dan menyatakan keinginan untuk kembali menjabat. Kepemimpinannya mendapat kritik setelah rencana melibatkan investor swasta dalam entitas komersial FIFA yang berkaitan dengan hak kompetisi, termasuk Piala Dunia, tidak berlanjut.
Dengan dukungan JFA dan pengalaman panjang di organisasi sepak bola, Tashima kini harus menyelesaikan persyaratan pencalonan sebelum pemilihan berlangsung. Kontestasi tersebut akan menentukan arah kepemimpinan FIFA untuk periode berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
Apindo menyebut pelemahan rupiah, kenaikan harga energi, dan lesunya permintaan ekspor menekan margin perusahaan serta membuat pengusaha menahan investasi.
Pemerintah memutuskan mengangkat PPPK paruh waktu lintas profesi menjadi penuh waktu. Pendaftaran CPNS juga direncanakan mulai November 2026.
BPBD Banyumas mencatat 84 dari 121 desa terdampak kekeringan menyatakan kebutuhan air bersih tercukupi. Distribusi bantuan masih berlanjut di wilayah lain.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp31 triliun pada akhir 2026, mulai dari pembukaan rekening, bantuan pangan, BSU, hingga diskon tiket Nataru.
RAPBD DIY 2027 mengalokasikan 40,14% belanja untuk pendidikan. DPRD menyoroti penurunan bantuan keuangan hingga 33,65%.