Tas Berisi iPad dan iPhone Raib di Sewon, Pelaku Ditangkap
Tas berisi iPad dan iPhone milik mahasiswi dicuri di Sewon, Bantul. Polisi menangkap pelaku dan mengamankan seluruh barang korban.
RANS Nusantara FC vs PSIS Semarang / Instagram: PSISFcofficial
Harianjogja.com, SLEMAN—RANS Nusantara FC gagal melanjutkan tren positif saat bertemu Persita Tangerang dalam lanjutan Liga 1 2023 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (15/7/2023). Meski berstatus sebagai tuan rumah, The Prestige Phoenix tumbang dengan skor akhir 0-1.
Babak pertama berjalan dengan saling jual beli serangan antar kedua tim. Pada menit ke 37 pemain sayap Persita Tangerang Ezequiel Vidal hampir membuka keunggulan tim tamu lantaran miskomunikasi dari bek RANS Nusantara. Namun pemain bernomor punggung 10 itu gagal memanfaatkan peluang.
Sejumlah peluang emas yang didapat skuad Pendekar Cisadane pun tak berujung gol lantaran penampilan yang cukup mengesankan dari kiper RANS Nusantara yang dikawal oleh Try Hamdani. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
BACA JUGA: RANS Nusantara FC Berkandang di Stadion Maguwoharjo Sleman
Di babak kedua serangan demi serangan yang dilancarkan oleh RANS Nusantara FC pun belum mampu memecah kebuntuan. Taji pemain gelandang asal Jepang Mitsuru Maruoka yang selalu mencetak gol di dua laga sebelumnya pun tak tampak pada pertandingan ini.
Sebaliknya pada menit 55 Persita Tangerang malah mampu mencuri keunggulan lewat tendangan pelan dari Vidal yang lolos dari penjagaan lini belakang RANS Nusantara setelah mendapat umpan dari Irsyad Maulana.
Menit 74 anak asuh Eduardo Almeida itu hampir saja menyamakan keunggulan lewat umpan cantik Angelo Meneses. Tavinho yang berdiri paling dekat dengan bola gagal memanfaatkan peluang emas itu. Bola hanya membentur sisi kanan tiang gawang dari kiper Persita Tangerang.
Petaka kemudian muncul di menit 88 jelang laga bubar. Try Hamdani harus diusir oleh wasit setelah keluar dari sarangnya dan melakukan pelanggaran cukup keras terhadap Mateo Bustos. Akibatnya Tavinho pun didapuk jadi penjaga gawang dadakan sampai usai pertandingan yang berakhir untuk kemenangan tim tamu itu.
Pelatih RANS Nusantara FC Eduardo Almeida mengakui bahwa sebenarnya kedua tim punya komposisi yang seimbang. Persita dinilainya punya skuad yang rata-rata berkemampuan sama dengan anak asuhnya. Namun, mereka punya sejumlah peluang bagus yang bisa dikonversi menjadi gol.
"Saya pikir tim sudah berjuang, tapi bukan hasil pertandingan yang bagus buat kami. Kami harus evaluasi dengan melihat kesalahan di laga ini dan fokus ke laga selanjutnya," kata dia.
Eduardo enggan berspekulasi lebih jauh dengan masa depannya di klub. Ia mengaku akan fokus dengan setiap laga yang akan dijalankan dengan target meraih tiga poin. Begitu pula saat timnya akan melawat ke Surabaya pada pekan berikutnya minggu depan saat bertemu Persebaya.
"Pemain saya pikir harus lebih termotivasi di laga berikutnya dengan hasil ini. Jadi kita harus fokus ke pertandingan selanjutnya dengan mental yang matang dan menargetkan tiga poin meski kami tahu Persebaya tim bagus tapi kami harus bersiap," ujarnya.
Juru taktik berpaspor Portugal itu menambahkan, kekalahan timnya hari ini harus diterima semua pihak sebagai sebuah pelajaran. Sebab menurut dia hasil kalah tidak selalu berarti tim bermain jelek, begitu pula sebaliknya.
"Pada saat menang, kami juga akui bahwa tidak semuanya bagus. Kita sudah kerja keras dan berusaha tapi hasil berbicara lain. Kita akan berusaha maksimal untuk laga selanjutnya agar lebih baik," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tas berisi iPad dan iPhone milik mahasiswi dicuri di Sewon, Bantul. Polisi menangkap pelaku dan mengamankan seluruh barang korban.
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
OpenAI menyelidiki dugaan agen AI yang lolos pengawasan internal. Kasus serupa di Anthropic memicu desakan regulasi keamanan AI yang lebih ketat.
Maestro seni lukis Nasirun wafat di Bantul. Sahabat mengenang hari-hari terakhir, sosoknya yang rendah hati, dan tawa yang tak pernah hilang.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.